Pilpres 2019

Lima Spanduk Ucapan Selamat atas Kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres Dicopot Satpol PP Sukoharjo

Spanduk yang yang bertuliskan ucapan selamat atas terpilihnya Presiden Republik Indonesia untuk periode 2019-2024 dicopot Satpol PP Kabupaten Sukoharj

Lima Spanduk Ucapan Selamat atas Kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres Dicopot Satpol PP Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Sejumlah petugas SatpolĀ PP Sukoharjo saat menurunkan spanduk di Desa Mayang, Gatak, Sukoharjo, Rabu (1/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sejumlah spanduk yang yang bertuliskan ucapan selamat atas terpilihnya Presiden Republik Indonesia untuk periode 2019-2024 dicopot Satpol PP Kabupaten Sukoharjo.

Penertiban dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Kartasura, Kecamatan Baki, dan Kecamatan Gatak, Rabu (1/5/2019).

Menurut Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, penertiban ini dilakukan atas aduan masyarakat yang menemukan sejumlah spanduk tersebut.

"Hasil penghitungan dari KPU RI kan belum keluar, jika ada spanduk ucapan selamat ini bisa berpotensi kegaduhan dan mempengaruhi persepsi masyarakat," katanya.

Selain itu, lanjut Heru, spanduk ini dianggap sebagai spanduk liar, yang dipasang tidak berizin di sejumlah titik.

Pulang Kampung, Jokowi Disambut Puluhan Karangan Bunga Ucapan Selamat Terpilih Presiden 2019 - 2024

"Pemasangan spanduk kan harus ada izinnya, kalau gak berizin berarti itu spanduk liar, dan harus ditertibkan," katanya.

Heru menambahkan, dalam operasinya ini, pihaknya mengamankan lima spanduk ucapan selamat.

"Ada lima spanduk yang kita amankan, yang terpasang di depan kampus UMS, di depan Hotel Omaya, di sekitar Underpass Makamhaji, dan di Desa Mayang, Gatak," katanya.

Kelima spanduk tersebut berisikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atas terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Heru menganggap, spanduk semacam itu lebih etisnya dikeluarkan saat KPU RI sudah mengumumkan hasil penghitungan suara secara resmi.

Soal Baliho Ucapan Kemenangan Jokowi-Maruf, Politisi PDI-P Solo Sebut Tidak Tahu Siapa Pemasanganya

"Saya tidak tahu yang membuat siapa, tapi sebaiknya menunggu dulu keputusan resmi dari KPU," katanya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan spanduk serupa untuk segera melapor ke Satpol PP, untuk penindakan. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved