Pemilu 2019

Diterpa Hoaks, Mantan Kepala BIN: Target Mereka Bukan Saya atau Pak Jokowi tapi Menghancurkan Negara

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, mengaku diterpa berbagai informasi bohong atau hoaks akhir-akhir ini.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono saat ditemui di Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), Matraman, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, mengaku diterpa berbagai informasi bohong atau hoaks akhir-akhir ini.

Satu di antaranya soal kabar dirinya sakit keras hingga dirawat di Rumah Sakit Singapura.

Hal itu disampaikan Hendropriyono saat memberi sambutan di acara buka puasa bersama kader dan pengurus DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019)

“Saya banyak mendapat ucapan selamat sudah sehat walafiat, karena kabarnya sakit keras hingga dirawat di Singapura, padahal itu semua hoaks, fitnah yang dibuat untuk tujuan tertentu. Begitulah bahayanya hoaks,” kata Hendropriyono dikutip TribunSolo.com dari Tribunnnews.com.

Menurut Hendropriyono, acara buka puasa yang diikutinya tersebut merupakan yang kesekian kali.

Hendropriyono Yakin Aksi People Power terkait Hasil Pemilu 2019 Tak Akan Jalan

Sebelumnya, kata Hendropriyono dirinya menghadiri buka puasa di rumah Ketua DPR RI Bambang Soesetyo kemudian disusul rumah Ketua DPD RI, Osman Sapta Oedang.

“Tiap undangan saya hadiri, masih saya diisukan sakit keras, pakai foto saya terbaring padahal itu foto tahun 2012, tapi karena bermaksud memfitnah saya, tetap mereka sebarkan,” tambahnya.

Dikatakan, dirinya yang rakyat biasa saja ikut diterpa isu dan fitnah.

Terlebih, Presiden Joko Widodo yang dicintai ratusan juta rakyat Indonesia.

Akhiri People Power, Amien Rais: Gerakan Kedaulatan Rakyat akan Menang

“Fitnah kepada Presiden Joko Widodo lebih sadis lagi, target mereka bukan saya atau Pak Jokowi."

"Itu hanya sebagai sasaran perantara saya, sasaran dan tujuan mereka adalah ingin menghancurkan Negara Indonesia, ini harus kita lawan, jangan kita diam,” ucap Hendropriyono.

Hendro juga menambahkan, jumlah pihak yang ingin menghancurkan NKRI itu sedikit.

Namun, terasa besar dan banyak karena orang baik memilih diam.

“Jadi kita harus melawan, kita harus bersuara kalau kita diam NKRI hancur beneran."

"Kita tidak ingin itu terjadi. Mari kira lawan,” jelasnya. (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Hendropriyono: Target Mereka Bukan Saya atau Pak Jokowi Tapi Sasarannya Ingin Hancurkan NKRI"

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved