Pengrajin Rotan di Desa Trangsan Gatak Sukoharjo Mulai Kebanjiran Pesanan Keranjang Parsel

Jelang Hari Raya Idulfitri ini, permintaan keranjang parsel dari bahan rotan meningkat.

Pengrajin Rotan di Desa Trangsan Gatak Sukoharjo Mulai Kebanjiran Pesanan Keranjang Parsel
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Dua orang pengrajin sedang membuat keranjang parsel rotan di Desa Trangsan, Gatal, Sukoharjo, Sabtu (18/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jelang Hari Raya Idulfitri ini, permintaan keranjang parsel dari bahan rotan meningkat.

Hal itu diakui oleh para pengrajin rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo setelah kebanjiran pesanan dari berbagai tempat.

Bahkan para pengrajin ini harus bekerja lembur membuat keranjang parsel untuk memenuhi permintaan.

Seperti halnya Sunarno, seorang pengrajin keranjang parsel ini mengakui jika permintaan keranjang parsel pada Lebaran 2019 mengalami peningkatan.

"Saat Lebaran permintaan selalu meningkat, saat ini peningkatannya sekitar 25 persen."

"Untuk pembuatan sendiri sampai lembur, jika biasanya hanya sampai pukul 20.00 WIB, bulan puasa ini sampai pukul 00.00 WIB," katanya saat ditemui di rumahnya, Sabtu (18/5/2019).

Pengrajin Solo Membuat Alquran Batik: Dibuat Sejak 2016, Kini Baru Sampai Juz 28 Surat Al-Munafiqun

Permintaan itu datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Semarang, Yogyakarta, Sragen, dan beberapa kota lainnya.

"Permintaan mulai datang sebelum puasa, yang biasanya minta 1.000 pcs saat lebaran minta 2.000-3.000 pcs."

"Untuk pengiriman akan dilakukan 15 hari sebelum Lebaran dan setelah Lebaran produksi lagi," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk produksinya sendiri tidak ada kenaikan, karena tiap tahunnya selalu membuat sekitar 20 ribu pcs keranjang rotan.

Karena sejak 2000, dia memang sudah fokus membuat keranjang parsel rotan.

Namun berbeda dengan pengrajin lain, yang hanya menerima orderan saat menjelang Lebaran saja.

Dari model dan ukuran yang dia buat cukup bervariatif, seperti keranjang sudut, keranjang saji dan keranjang bulat.

"Ada berbagai jenis model dari yang kecil sampai besar, ukuran paling kecil sampai dengan tinggi sekira 55 sentimeter, harganya juga berbeda mulai dari Rp 8.500 sampai Rp 35.000 sesuai model dan ukurannya," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved