Sempat Lesu, Transaksi Pasar Modal Soloraya Kembali Merangkak Naik Pasca-Lebaran
Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta membukukan adanya kenaikan transaksi pasar modal di Soloraya periode Ramadan serta Lebaran 2019.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta membukukan adanya kenaikan transaksi pasar modal di Soloraya periode Ramadan serta Lebaran 2019.
"Memang saat Ramadan 2019 kemarin kondisinya sempat lesu," terang Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata, kepada awak media, Rabu (12/6/2019).
Di mana pada periode tersebut, transaksinya sebesar Rp 2 triliun, padahal normalnya Rp 3,5 triliun.
Pihaknya mengatakan, selain adanya momen Ramadan 2019, penurunan dipengaruhi kondisi di pasar yang banyak mengalami sentimen negatif.
Terkait penurunan IHSG ini memang ada dua isu yang sempat mewarnai bursa saham kita," ujar Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata, kepada TribunSolo.com, Rabu (21/5/2019).
Selain itu, karena faktor Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang masih terus menyatakan perang dagang terhadap Cina.
Sehingga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap koreksi bursa pada waktu itu.
• Jumlah Investor Pasar Modal di Kota Solo Terus Tumbuh Positif
Kemudian juga muncul lagi laporan soal neraca dagang Indonesia yang anjlok, dan itu memang paling parah sepanjang sejarah bangsa Indonesia.
"Sehingga hal tersebut semakin memberikan dorongan indeks saham kita semakin ke zona merah," imbuhnya.
Sementara seusai Lebaran, kondisi pasar modal kembali membaik.
Banyak perusahaan yang menjual sahamnya dalam angka yang baik, antara lain Telkom.
Pada bulan puasa lalu, Telkom menjual sahamnya di bawah Rp 3.500, saat ini dibuka pada angka Rp 4.000.
Banyak pula saham yang harganya terkoreksi naik, termasuk banyak saham yang dijual under value, sehingga investor berani membeli.
Selain itu setelah Lebaran 2019 banyak perusahaan yang kondisi emitennya dalam keadaan stabil.
"Terlihat dari pembagian deviden perusahaan yang angkanya memuaskan," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sekolah-pasar-modal-di-bei-surakarta.jpg)