Kereta Cepat Jakarta-Bandung Melesat 350 km Per jam, Perjalanan Bisa Sampai 46 Menit Saja

Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan memakai kereta generasi terbaru CR400AF, hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang.

Editor: Garudea Prabawati
(ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA)
Pekerja melintas di dalam Tunnel Walini saat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5/2019). Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) mencapai babak baru setelah Tunnel Walini di Jawa Barat berhasil ditembus yang pengerjaannya dilaksanakan selama 15 bulan, dengan panjang 608 meter menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Dipastikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan membuat perjalanan Jakarta - Bandung akan lebih cepat.

Hal ini dikarenakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan memakai kereta generasi terbaru CR400AF, hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang.

Dalam siaran pers, Senin (17/6/2019), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebut, kereta generasi terbaru ini memiliki banyak keunggulan.

Mahfud MD Beberkan Perbedaan Alat Bukti Kuantitatif dan Kualitatif dalam Sidang Sengketa Pilpres

Di antaranya kecepatan desain hingga 420 km per jam dan kecepatan operasional 350 km per jam.

Sehingga perjalanan Jakarta-Bandung hanya dalam waktu 36 menit untuk perjalanan langsung, atau 46 menit dengan kondisi perjalanan berhenti di setiap stasiun.

Menurut KCIC, kecepatan operasional 350 km per jam bisa dicapai karena satu rangkaian kereta CR400AF terdiri dari 8 gerbong (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor.

Selain itu dengan besar daya setiap rangkaian mencapai 9750 kW, CR400AF disebut mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati trase pada elevasi 30 per mil.

CR400AF juga dipastikan mampu menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta-Bandung yang cenderung menanjak.

Dengan kondisi itu, CR400AF disebut bisa menempuh jarak 142,3 km Di sepanjang trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung, akan terdapat empat stasiun pemberhentian yakni di Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar.

Dari sisi keamanan, setiap rangkaian CR400AF dilengkapi dua Lightning Arrester.

Fungsinya untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama di sisi peralatan tegangan tinggi.

CR400AF juga dilengkapi dengan dua emergency brake.

Pertama, Emergency Brake EB yang bekerja berdasarkan perintah driver controller, fasilitas emergency brake penumpang dan kontrol kewaspadaan masinis.

Kedua, Emergency Brake UB yang akan aktif berdasarkan fungsi Automatic Train Protection (ATP), pendeteksi jarak antar kereta dan pada saat power kereta dalam kondisi off / tidak bekerja.

"Dengan dua sistem emergency brake ini, CR400AF menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error," tulis KCIC Saat ini proyek pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung terus digenjot.

Rencananya proyek kerjasama BUMN Indonesia dan China itu akan rampung pada 2020. (Kompas.com/Yoga Sukmana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Melesat 350 Km Per Jam

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved