Viral Jalan di Boyolali Disebut Tak Beraspal oleh Saksi Prabowo, Simak Inilah Kondisi Sebenarnya
Viral Jalan di Boyolali Disebut Tak Beraspal oleh Saksi di Sidang MK, Simak Ini Kondisi Sebenarnya
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Aji Bramastra
Saksi dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Beti Kristina menyebut jalan di Boyolali tidak beraspal sehingga perjalanan darat dari Kecamatan Teras ke Juwangi memakan waktu 3 jam.
Tim TribunSolo.com menelusuri fakta di lapangan dan mencoba melihat kondisi jalanan yang dipermasalahkan :
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Saksi dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Beti Kristina menyebut jalan di Boyolali tidak beraspal sehingga perjalanan darat dari Kecamatan Teras ke Juwangi memakan waktu 3 jam.
Sejumlah pihak, di antaranya Pemkab Boyolali hingga Fraksi PDI-P di DPRD Boyolali membantah jika jalan di Boyolali tidak beraspal, apalagi harus membutuhkan waktu hingga 3 jam dari Kecamatan Teras ke Juwangi.
• 4 Fakta Kesaksian Hairul Anas di Sidang MK: Sampaikan Materi Dugaan Kecurangan dan Bantahan dari TKN
Sementara TribunSolo.com mencoba membuktikan dengan menelusuri jalur dari Kecamatan Teras menuju Juwangi via jalur Kecamatan Simo sampai ke Kecamatan Juwangi.
Berangkat dari kawasan di Kecamatan Teras pukul 12.46 WIB melewati Kecamatan Banyudono setelah itu terus ke utara melewati Kecamatan Sambi, TribunSolo.com sampai di Juwangi pukul 14.15 WIB.
• Viral, Saksi Prabowo Sebut Jalan di Boyolali Tak Beraspal dan Tempuh 3 Jam dari Teras ke Juwangi
Dari awal perjalanan menggunakan sepeda motor, terlihat sebagian jalan di Kecamatan Sambi berlubang, namun masih bisa dilewati dengan tenang.
Setelah dari Kecamatan Sambi, TribunSolo.com terus menuju jalur Kecamatan Simo.
Sampai jalur Simo ini, kondisi jalan menuju ke utara terbilang lebih baik, meskipun beberapa kilometer jalan memang ada yang ditambal namun tidak parah.
Sampai ke Jalur Kecamatan Klego kondisi jalan masih bagus sampai ke Jalur Kecamatan Karanggede.
Dari pantauan lapangan, jalur Karanggede ini bagus dan baik jalannya walaupun agak berbukit dan menanjak.
Setelah melewati Kecamatan Karanggede TribunSolo.com melanjutkan perjalanan sampai ke Kecamatan Wonosegoro.
Sampai Kecamatan Wonosegoro ini, ada beberapa jalur yang berlubang tetapi juga masih bisa dilewati.
Jalan yang mengalami kerusakan seperti aspal berlubang sampai terlihat bebatuan adalah di perbatasan Kecamatan Wonosegoro hingga Juwangi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jalan-juwangi.jpg)