Asal Mula Komar Dari Pelawak Sampai Bisa Jadi Rektor, Derry dan Eman Pun Mengaku Kaget
Inilah profil dan biodata Komar, pelawak yang pernah jadi anggota DPR dipolisikan karena dugaan pemalsuan ijazah
Inilah profil dan biodata Komar, pelawak yang pernah jadi anggota DPR dipolisikan karena dugaan pemalsuan ijazah yang digunakannya untuk menjadi rektor.
TRIBUNSOLO.COM - Nurul Komar dipolisikan karena dugaan pemalsuan ijazah.
Inilah profil Komar dan perjalanan hidupnya.
• Sempat Berkelit, Begini Jawaban Komar Saat Diminta Tunjukkan Ijazahnya
Nurul Qomar lahir di Jakarta, 11 Maret 1960 dari pasangan Achmad Yusri dan Siti Choridah.
Komar sangat populer sebagai pelawak kondang di Indonesia.
Di tahun 90-an, ia berjaya dengan grup Empat Sekawan.
Sosok Komar makin populer setelah tampil di acara sitkom berjudul Lika Liku Laki-laki, bersama personel Empat Sekawan lain, yakni Derry, Ginanjar, dan Eman 'Si Tukang Roti'.
Tapi, apa profesi Komar sebelum tampil di layar kaca?
Dikutip dari media Pikiran Rakyat, Komar ternyata aslinya memang sudah bekerja sebagai seorang pendidik.
Ia pernah menjadi kepala sekolah di sebuah TK dan SD di Jakarta di tahun 80-an.
Bahkan, saat sudah terkenal di layar kaca, ia masih menjadi guru di SMA Muhammadiyah Cirebon, mengajar antropologi.
Roda nasib terus berputar, Komar akhirnya juga menjadi anggota DPR RI.
Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dan 2009- 2014 dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII.
Setelah itu, kabar mengejutkan lain datang.
Komar, dilantik menjadi rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes, pada 9 Februari 2017.
Dia menggantikan Prof Dr Tri Jaka Kartana MSi, yang sebetulnya baru setahun menjabat.
Tri Jaka menjadi rektor Umus periode 2016-2020 terhitung sejak 1 Februari 2016, menggantikan rektor sebelumnya, Prof Dr Ir Taswin Rahman Tagama SU, yang meninggal dunia.
Sejumlah rekan Komar dari grup lawak Empat Sekawan, yakni Ginanjar, Eman, dan Derry, hadir dalam pelantikan itu.
Selain itu, hadir juga politikus Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, dan anggota DPRD Provinsi Jateng, Dedy Yon Daryono.
Komar diangkat menjadi rektor dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 001/SK/YMS/H/2017.
Berdasarkan SK tersebut, Komar menjabat rektor Umus periode 2017-2021.
Saat itu, Komar, mengaku tidak menyangka dirinya ditunjuk menjadi rektor di Kota Bawang.
"Saya tidak menyangka menjadi rektor. Sepertinya langka, pelawak menjadi rektor," kata Komar.
Kualifikasi akademik
Ketika itu Komar mengakui, selama ini publik mengenalnya di panggung hiburan.
Namun, kini ia harus mengemban tugas di bidang pendidikan.
Komar berjanji akan mengembangkan dunia pendidikan Indonesia, lebih khusus lagi Brebes, secara profesional.
Tugas sebagai rektor, kata dia, merupakan amanah dan tanggung jawab pendidikan untuk membentuk karakter bangsa.
"Suatu kehormatan sekaligus penghargaan untuk para seniman atau pelawak ditunjuk sebagai rektor. Saya yakin anggota senat Umus sudah mempertimbangkan pengalaman empiris dan kualifikasi akademik saya," ujarnya.
Saat ditanya apakah ia akan tetap melawak serta bermain sebagai pemain film setelah menjadi rektor, ia mengatakan, tidak akan meninggalkan panggung hiburan.
Panggung hiburan, kata dia, merupakan jati diri kehidupannya dan sudah menjadi darah daging.
"Namun, saya akan lebih selektif terhadap tawaran bermain," ungkapnya.
Sementara, Derry, rekan Komar di Empat Sekawan, mengatakan, setelah Komar menjadi anggota DPR sudah sulit bagi Empat Sekawan untuk bermain bersama.
Namun mereka tetap sering berkumpul.
Derry kaget saat mendengar Komar ditunjuk menjadi rektor di Umus Brebes.
Derry berharap Komar mengemban tugasnya dengan baik sebagai rektor.
"Memang sejak dulu, Komar suka dengan dunia pendidikan," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan rekan Komar lain di Empat Sekawan, Eman.
Pria yang akrab dengan julukan Eman Si Tukang Roti karena perannya di sinetron Lika Liku Laki-laki ini juga menyatakan kaget ada pelawak bisa menjadi rektor.
"Sepertinya baru kali ini ada pelawak jadi rektor," tuturnya
Belum Setahun Mundur
Belum genap setahun menjabat, Komar menyatakan mundur dari jabatan Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes.
Pelawak berdarah Sunda itu seharusnya menjabat sebagai orang nomor satu di universitas itu dari 2017- 2021.
"Mulai Kamis (16/11/2017) saya resmi tidak lagi menjabat sebagai Rektor Umus," kata Komar saat dikonfirmasi, Jumat (17/11/2017).
Ia mengatakan sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke pihak yayasan pada Kamis petang sekitar pukul 18.30 WIB.
Ketika ditanya alasan pengunduran dirinya, ia tidak menjelaskan secara gamblang.
Hanya saja, ia menuturkan ada persoalan internal yang membuatnya tidak nyaman dan memutuskan untuk mengundurkan diri.
"Ada persoalan di dalam atau internal, namun saya tidak akan menjelaskannya. Saya merasa sudah tidak nyaman lagi," ucap Komar yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII.
Ia menegaskan, pengunduran dirinya bukan karena kinjernya buruk selama menjadi rektor.
Komar mengatakan, sejumlah prestasi telah dicetak universitas selama ia menjabat sebagai pucuk pimpinan.
"Tiga fakultas sudah meraih akreditasi B. Kemudian, jumlah mahasiswa yang masuk paling tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sejak 2012," ujarnya.
Selain itu, kata dia, jumlah mahasiswa saat ia menjabat mencapai 230 orang.
Prestasi lain yakni, bisa mencairkan dana hibah senilai Rp 740 juta untuk pengembangan universitas.
Pria yang pernah bermain bersama Derry, Eman, dan Ginanjar dalam grup lawak Empat Sekawan itu mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh mitra kerja dan mahasiswa Umus Brebes yang telah mendukungnya selama menjabat.
Ia juga meminta maaf jika selama memimpin ada ucapan dan tingkah laku yang kurang berkenan.
"Saya mohon maaf," ucapnya.
Seperti diketahui, Komar dilantik menjadi Rektor Umus pada 9 Februari 2017.
Pelantikan digelar di auditorium kampus dengan mengundang sejumlah rekan dan keluarga Komar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/komar-empat-sekawan-rektor.jpg)