Mahasiswa STMIK Sinus Surakarta Kunjungan Industri ke Malang, Sinkronkan Pendidikan dan Dunia Kerja

Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun, sebagai upaya mensinkronkan dunia pendidikan dan dunia kerja,

Mahasiswa STMIK Sinus Surakarta Kunjungan Industri ke Malang, Sinkronkan Pendidikan dan Dunia Kerja
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Mahasiswa STMIK Sinus Surakarta Kunjungan Industri ke Malang, Sinkronkan Pendidikan dan Dunia Kerja 

TRIBUNSOLO.COM - Sekitar 90 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Sinar Nusantara (STMIK Sinus) Surakarta, mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke Malang, Jatim, selama empat hari sejak Minggu-Rabu (14-17/7/2019).

Dosen pendamping mahasiswa, Iwan Ady Nugroho, menjelaskan kegiatan Kunjungan Industri ini dimaksudkan untuk membuka wawasan mahasiswa agar lebih mengenal dunia kerja yang nantinya akan menjadi tujuan para mahasiswa mengaplikasikan ilmunya setelah lulus kuliah.

"Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun, sebagai upaya mensinkronkan dunia pendidikan dan dunia kerja, bentuk nyata link and match dari perguruan tinggi terhadap dunia kerja," papar Iwan.

Selama empat hari itu, kata Iwan, para mahasiswa diajak mengunjungi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif & Elektronika (P4TK BOE ) Malang, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batu, dan industri agrobisnis PT Jenang Bagus, Batu.

"Kami juga mengajak mahasiswa berwisata ke kawasan Gunung Bromo Tengger untuk menikmati keindahan sunrise, Kawah Bromo, Pasir berbisik dan Bukit Teletubies," katanya.

Menjaga Kebhinekaan, BEM se Solo Raya Deklarasikan Damai Pasca Pemilu 2019

Iwan memaparkan, mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kunjungan Industri kali ini adalah mahasiswa jurusan S1 Teknik Informatika dan Diploma 3 yang didampingi enam orang pendamping termasuk dirinya.

Dalam kegiatan tersebut, kata Iwan banyak diperoleh pengetahuan baru tentang dunia kerja.

Di Diskominfo, misalnya, mahasiswa diberi penjelasan tentang pemanfaatan teknologi informasi di bidang egoverment untuk pelayanan masyarakat.

"Di antaranya adalah aplikasi Among Tani, Among Kota dan Among Warga. Among tani berisi pelayanan produk-produk hasil dari pertanian masyarakat kota Batu. Sedangkan Among Kota berisi tentang informasi profil kegiatan dan agenda agenda di kota batu untuk wisata dalam dan luar batu. Among warga untuk pengaduan dan pelayanan masyarakat Kota Batu," jelasnya.

Di industri Agrobisnis PT Jenang Bagus memperoleh pengetahuan tentang cara pengolahan buah apel yang menghasilkan berbagai jenis varian makanan dan minuman.

Seperti jenang apel, dodol apel, keripik apel, sari apel.

Sementara ketika mengunjungi P4TK BOE Malang, menurut Iwan, mahasiswa belajar tentang seperti apa kompetensi dan sertifikasi di bidang Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), beserta keilmuan yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya untuk sekolah kejuruan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved