Sistem Mina Padi Terus Dikembangkan di Sukoharjo, Tidak Hanya Ikan Juga untuk Budidaya Udang Gajah

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjianti, luasan lahan mina padi di kota makmur itu sudah mencapai 37 hektar sawah.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Garudea Prabawati
TribunSolo.com/Agil Tri
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjianti 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pengembangan mina padi di Kabupaten Sukoharjo terus ditingkatkan oleh Dinas Petanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo.

Pengembangan sistem mina padi sudah tidak hanya menggunakan ikan, saat ini sedang diuji juga menggunakan udang gajah.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjianti, luasan lahan mina padi di kota makmur itu sudah mencapai 37 hektar sawah.

"Dan ada beberapa yang sudah dilakukan pengembangan untuk komoditas mina padi," katanya saat di kepada TribunSolo.com, Kamis (18/7/2019).

Untuk komoditasnya sendiri masih di dominasi dengan ikan nila, namun sudah mulai dicoba mengembangkan komoditas udang galah di lahan satu hektar sawah di wilayah Kecamatan Nguter.

"Itu ada 10 ribu benih udang galah yang ditebar petani mina padi pada hari Minggu (11/7/2019) kemarin, dengan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK)," lanjutnya.

Udang galah itu baru uji coba atau budi daya pemula, hal ini biar kapasitasnya tidak terlalu banyak dan harus tahu jumlah makanannya.

" Memang untuk hasil yang bagus itu harus memperhatikan beberapa hal, seperti makanannya yang mempengaruhi," ujarnya.

Dia menargetkan panen mina padi udang galah itu dalam rentan waktu 3 bulan dengan jumlah panenan 6 kwintal.

"Jika itu berhasil, maka bisa dikembangkan lebih luas lagi, karena hasil studi banding kemarin jika udang gajah layak dikembangkan dan ini profitnya tinggi."

"Dan juga pasarnya juga bagus dan ini yang membuat petani jadi tertarik untuk mengembangkan udang galah itu karena memang menjanjikan," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved