Parkir Sembarangan, 8 Mobil di Kawasan Stadion Sriwedari Digembok Petugas Dishub Solo
Dari pantauan TribunSolo.com, terdapat delapan kendaraan yang digembok petugas karena parkir di tempat yang tidak semestinya.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM - Masalah parkir liar terus ditanggulani oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta.
Seperti penertiban dengan cara menggembok ban di Jalan Bhayangkara, atau di depan Stadion Sriwedari oleh petugas Dinas Perhunungan (Dishub) Surakarta, Minggu (21/7/2019).
Dari pantauan TribunSolo.com, terdapat delapan kendaraan yang digembok petugas karena parkir di tempat yang tidak semestinya.
• Dishub Solo Luncurkan Game Edukasi Lalu Lintas Bernama Teman Bagas
Ada enam kendaraan yang terparkir ditepi jalan Bhayangkara di sisi barat, dan dua mobil terparkir di depan museum keris di atas marka zig-zag.
Menurut Kasubag TU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran Dishubkominfo Solo, Henry Satya Negara di Jalan Bhayangkara sudah ada rambu aturan parkir kendaraan.
"Jadi di Jalan Bhayangkara S4, Koni Lama sampai S3, di sisi barat ada larangan parkir roda empat kecuali CFD."
"Dan depan Museum Keris ada marka zig-zag, itu larangan parkir kecuali CFD," katanya
Sehingga kendaraan yang ingin parkir di Sriwedari, harus berada di sisi sebelah timur, ada di halaman parkir Stadion Sriwedari.
Selain itu, untuk bursa mobil yang sering diadakan di stadion Sriwedari pada Minggu pagi, juga sudah disiapkan tempat agar tidak sampai melanggar aturan parkir yang diterapkan.
"Kegiatan bursa mobil sudah difasilitasi di halaman dalam Stadion Sriwedari, dan di belakang stadion," ucapnya.
• Link Live Streaming Final Piala Indonesia Persija Jakarta Vs PSM Makassar di RCTI Pukul 15.30 WIB
• Link Live Streaming Final Indonesia Open 2019: Derby Marcus-Kevin Vs Hendra-Ahsan
Meski demikian, Henry mengaku operasi penggembokan terhadap mobil yang menggunakan area bukan parkir untuk parkir terus dilakukan.
Pasalnya, penggembokan sangat efektif mengurangi angka kemacetan khususnya di jalan raya karena digunakan untuk area parkir.
"Sejak operasi penggembokan ini berjalan sejumlah titik yang biasa digunakan mobil untuk area parkir mulai berkurang," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sejumlah-kendaraan-yang-tergembok-di-jalan-bhayangkara-minggu-2172019.jpg)