Pariwisata

Libur Panjang Akhir Pekan, Okupansi Hotel dan Villa di Karanganyar Capai 90 Persen

Libur panjang berdampak positif untuk pariwisata di Karanganyar, okupansi hotel dan villa naik.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
PARIWISATA. Penampakan villa dan glamping yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar, Senin (1/6/2026). Okupansi hotel dan villa mencapai 90 persen. 
Ringkasan Berita:
  • Libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila 2026 membuat okupansi villa dan glamping di Tawangmangu, Karanganyar, naik hingga 90 persen, didominasi wisatawan dari wilayah Jawa Tengah.
  • Pengelola menyebut puncak kunjungan terjadi pada Sabtu (30/5/2026).
  • Okupansi hotel di Karanganyar juga meningkat signifikan hingga 85–92 persen, dipicu berbagai kegiatan dan momentum libur panjang.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Libur panjang akhir pekan, Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila membuat tingkat okupansi villa dan glamping di Kabupaten Karanganyar menggeliat.

Tak hanya itu, jasa-jasa yang berhubungan dengan pariwisata di Kabupaten Karanganyar juga ikut naik pada saat libur panjang itu.

Tony Nurdiyanto, pengelola villa dan glamping di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, mengatakan tingkat okupansi villa dan glamping saat libur panjang itu mencapai 90 persen.

“Alhamdulillah untuk long weekend ini tingkat okupansi tertinggi sekitar 90 persen dari 200 unit villa dan glamping-cottage yang kami pasarkan,” kata Tony, Senin (1/6/2026).

Tony mengatakan puncak permintaan okupansi villa dan glamping yang dikelolanya terjadi pada Sabtu (30/5/2026).

Dia menyebut pemesanan tertinggi terjadi pada malam hari.

“Tingkat okupansi tertinggi pada 30 Mei 2026, tepatnya malam Minggu, dan mayoritas yang memesan masih wilayah Jawa Tengah mas. Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Sragen, Semarang, Blora, Salatiga, Pati, namun ada juga yang dari Surabaya dan Madiun,” kata dia.

ILUSTRASI. Tenggir Glamping, yang menyuguhkan konsep bermalam di kontainer bekas kantor proyek, di kawasan Tenggir Park, di dekat Candi Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (30/7/2022).
ILUSTRASI. Tenggir Glamping, yang menyuguhkan konsep bermalam di kontainer bekas kantor proyek, di kawasan Tenggir Park, di dekat Candi Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (30/7/2022). (Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto)

Okupansi Mengalami Kenaikan

Sementara itu, dampak positif libur panjang ini juga dirasakan salah satu hotel di wilayah Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Marcomm Lor In Hotel Grup, Septina Fadia Putri, mengatakan tingkat okupansi kamar di Lor In Hotel mengalami kenaikan signifikan pada 29 Mei 2026 hingga 1 Juni 2026.

“Alhamdulillah, tingkat okupansi kamar di Lor In Hotel Grup cukup signifikan karena liburan panjang,” kata Septina.

Baca juga: Libur Idul Adha Belum Dongkrak Pariwisata Solo, Okupansi Hotel Masih Sepi

Septina mengatakan puncak okupansi tertinggi terjadi pada Sabtu (30/5/2026).

Dia menjelaskan, dari total 710 kamar yang ditawarkan Lor In Hotel Grup, okupansi masing-masing hotel yaitu Hotel Syariah sekitar 90 persen dari 351 kamar, Hotel D’Wangsa sekitar 92 persen dari 247 kamar, dan Lor In Hotel sekitar 85 persen dari 112 kamar.

“Pergerakan naik dimulai dari Hotel Syariah pada Jumat (29/5/2026), saat itu ada kegiatan Pemkab Sukoharjo, PHRI Sukoharjo, dan Gabungan Pengusaha Jamu Sukoharjo, kemudian disusul Hotel Lor In dan Hotel D’Wangsa dengan puncak okupansi pada 30 Mei 2026, lalu mulai turun Minggu dan Senin,” kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved