Kisah Bayi dengan Bibir Sumbing di Mojogedang Karanganyar, Sang Ibu Miliki Riwayat Sakit Jiwa
Pasalnya dari informasi yang beredar selain bayi mengalami bibir sumbing, sang ibu juga menderita sakit jiwa.
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bayi asal Mojogedang Karanganyar, Jawa Tengah yang menderita kelainan bentuk bibir atau biasa disebut bibir sumbing, viral di sosial media selama dua hari ini.
Kemunculannya di media sosial Facebook mampu menggemparkan hati nurani para pembaca.
Pasalnya dari informasi yang beredar selain bayi mengalami bibir sumbing, sang ibu juga menderita sakit jiwa.
Hari ini Rabu (31/7/2019), Tribunsolo.com melakukan investigasi ke Dusun Sumberejo 1, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang.
Berdasarkan informasi yang di dapat Tribunsolo.com, anak bayi yang menderita kelainan tersebut bernama Pasa Nur Rahmandany.
Lahir pada 15 Mei 2019 lalu yang merupakan seorang putri dari pasangan suami istri Suparmi (38) dan Henu Sudarmono (48).
• Cerita Ninuk, Anak Angkat Andy Lau di Salatiga, Saat Besar Baru Tahu Kalau Ayahnya Bintang Film
• Jika Tak Berhasil Mediasi Terkait Galian C, Warga Keposong Boyolali Akan Tuntut Lewat Jalur Hukum
• Coba Jebol Tembok Rutan Surakarta, Lima Warga Binaan Dipindahkan ke Sel Isolasi
Menurut ketua RT 1 RW 2 setempat Prayoga kondisi bayi Suparmi dan Henu memang mengalami kelainan bibir sumbing sejak lahir.
Selain itu kondisi Suparmi yang dikabar kan sakit jiwa terlihat sehat pada saat di jumpai Tribunsolo.com hari ini.
“Suparmi punya kartu kuning, riwayat sakit jiwa,” tuturnya.
Prayoga juga menuturkan bahwa dulunya Suparmi normal namun setelah melahirkan anak pertama dari suami pertamanya dan bercerai mulai terlihat tanda-tanda gangguan jiwa.
“Dulunya Suparmi dan Henu sama-sama pernah gagal dalam menjalin rumah tangga, hingga akhirnya bertemu dan memutuskan untuk menikah,” imbuhnya.
“Gerak gerik ganggan jiwa Suparmi terlihat saat satu bulan sebelum melahirkan dan sehabis melahirkan tambah parah,”.
Saat ini kondisi Suparmi sudah terlihat normal.
Berkat kondisinya viral di media sosial sejak kemarin pukul 07.00 WIB banyak bantuan mulai berdatangan kerumahnya.
Mulai dari Kelurahan, Dinas Sosial, TNI, Koramil, Komunitas Motor Gede, dan lainnya. (*)