KPK Akan Umumkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi e-KTP

KPK Alexander Marwata menyebut kemungkinan akan ada empat tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan megakorupsi proyek pengadaan e-KTP.

KPK Akan Umumkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi e-KTP
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyebut kemungkinan akan ada empat tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan megakorupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Kalau enggak salah terakhir itu, kalau enggak salah malah ada empat ya itu,” ucap Alexander di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

‎Hingga kini, KPK sendiri belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka baru tersebut.‎

KPK Geledah Ruangan Sekda Jawa Barat, Diduga Terkati Kasus Suap RDTR Meikarta

Namun, Alexander mengisyaratkan empat tersangka baru tersebut berasal dari unsur birokrat dan pihak swasta.

“Kalau‎ enggak salah ada birokrasi, ada swasta,” katanya.

Alex, sapaan karib Alexander, mengaku tidak begitu ingat siapa aja nama-nama tersangka baru dalam pengembangan kasus yang merugikan negara sekira Rp2,3 triliun tersebut.

Alex memastikan pihaknya akan segera mengumumkan penetapan tersebut.

“Saya enggak begitu ingat namanya. Tapi itu proses kan masih terus berjalan. Saatnya nanti pasti akan kita umumkanlah itu,” ujarnya.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

KPK Kemungkinan Bakal Umumkan Tersangka Baru Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

Delapan orang tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, dan Markus Nari.

Saat ini, tinggal Markus Nari sedang menunggu proses persidangan di pengadilan.

Sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah korupsi proyek e-KTP secara bersama-sama dengan pidana masing-masing yang berbeda. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK: Empat Tersangka Baru Megakorupsi e-KTP Berasal dari Birokrat dan Swasta
Penulis: Ilham Rian Pratama

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved