Berita Solo Terbaru

Dubes Uni Emirat Arab Tinjau Lokasi Eks Depot Pertamina Gilingan Solo

Duta Besar UEA untuk Indonesia Mohammed Abdulla Al Ghfeli didampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo tinjau lokasi eks-Depot Pertamina Gilingan.

Dubes Uni Emirat Arab Tinjau Lokasi Eks Depot Pertamina Gilingan Solo
TribunSolo.com/Adi Surya
Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo (kedua dari kiri) bersama Duta Besar Uni Emirate Arab (UEA) untuk Indonesia, Mohammed Abdulla Al Ghfeli (kedua dari kanan) mendengar penjelasan tentang eks Depot Pertamina Gilingan, Solo, Jumat (16/8/2019) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com - Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Mohammed Abdulla Al Ghfeli didampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo tinjau lokasi eks-Depot Pertamina Gilingan, Solo, Jumat (16/8/2019). 

Ditemui usai tinjau lokasi, Mohammed Abdulla Al Ghfeli belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait tujuan peninjauannya. 

"Saya tidak bisa mengatakan apapun mengenai ini, sebelum semuanya selesai."

"Bila semuanya sudah selesai, nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut."

"Untuk sekarang saya belum bisa mengatakan apapun," kata Mohammed Abdulla Al Ghfeli.

Sidang Gugatan Praperadilan Kasus Laka Overpass Manahan Solo Agenda Kesimpulan Berlangsung Singkat

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia dan UEA telah menyepakati 9 kesepakatan kerjasama saat kunjungan Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada 24 Juli 2019.

Dikutip Tribunsolo.com dari setkab.go.id, kesembilan kesepakatan kerjasama itu adalah, kesepakatan kerjasama dalam peningkatan perlindungan investasi, penghindaran pajak berganda, industri, kepabeanan, pariwisata, kelautan dan perikanan, pertahanan, kekonsuleran, dan kebudayaan.

Selain itu, ada tiga kesepakatan kerjasama Business to Business, yakni pertama antara Pertamina dan Adnoc untuk pengembangan RDMP Balikpapan, Integrated Supply Chain, LNG Storage. 

Terjadi Pengeroyokan di Jalan Tentara Pelajar Klaten Tadi Malam, Polres Klaten Minta Korban Melapor

Kemudian yang kedua antara PT Chandra Asri dan Mubadala untuk proyek new napta cracker dan petrochemical complex.

Ketiga, antara PT Maspion Indonesia dengan DP World Asia mengenai pengembangan terminal peti kemas dan kawasan di Jawa Timur.

Sama halnya dengan Mohammed Abdulla Al Ghfeli, saat ditemui usai tinjau lokasi, Achmad Purnomo juga belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait peninjauan lokasi eks-Depot Pertamina Gilingan, Solo.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved