Berita Wonogiri Terbaru

Kenal Via FB, Pria di Wonogiri Bawa Lari dan Cabuli Anak di Bawah Umur, Pamitnya Belajar Kelompok

ECY (14) seorang anak di bawah umur yang dibawa kabur oleh AW alias A (23) warga Tirtomoyo, Wonogiri mengaku sempat disetubuhi AW.

Kenal Via FB, Pria di Wonogiri Bawa Lari dan Cabuli Anak di Bawah Umur, Pamitnya Belajar Kelompok
(Kompas.com/ Ericssen)
Ilustrasi pencabulan 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - ECY (14) seorang anak di bawah umur yang dibawa kabur oleh AW alias A (23) warga Tirtomoyo, Wonogiri mengaku sempat disetubuhi AW.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Purbo Adjar Waskito, saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (16/8/2019).

"Korban mengakui bahwa selama bersama pelaku, korban telah dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku," katanya.

Kenalan di Medsos, Seorang Pria di Wonogiri Bawa Lari Anak di Bawah Umur

Korban dengan AW berkenalan lewat jejering sosial Facebook, yang kemudian mereka saling bertukar pesan melalui Facebbok Messenger.

Korban sempat dilaporkan diculik oleh AW pada Selasa (13/8/2019) lalu, karena korban tak kunjung pulang setelah berpamitan ingin belajar kelompok.

Keluarga korban yang panik, menggeledah HP korban yang saat itu ditinggalkan korban di rumahnya.

Ayah korban menemukan adanya beberapa pesan yang masuk di HP anaknya itu.

"Ayah korban kemudian mencari Profil masanger yang masuk dan menemukan seorang pria yang mengajak korban ketemuan," terangnya.

Pria tersebut kemudian dilacak oleh ayah korban, setelah mendapatkan alamat pria tersebut, keluarga korban kemudian melaporkan ke Polsek Tirtomoyo.

"Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian mendatangi rumah AW dan mendapati korban berada di rumah AW," ucapnya.

15 Santri Jadi Korban Pencabulan Pimpinan dan Guru Pondok Pesantren di Aceh

Akibat perbuatan AW terancam Pasal 81 UU RI No. 17 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau dugaan perkara tindak pidana barang siapa membawa pergi seorang perempuan yang belum dewasa, tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya, dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu, baik di dalam maupun di luar perkawinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332 KUHP.

Saat ini, kasusnya dilimpahkan ke Polres Wonogiri untuk pemeriksaan lebih dalam lagi.

Sementara korban di serahkan kepada unit PPA Polres Wonogiri, karena korban masih berada di bawah umur. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved