Jadi Tersangka Suap di KPK, Eka Safitra Jaksa Kejari Yogyakarta Terancam Diberhentikan Sementara

Ketika dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan terbukti bersalah, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada.

Jadi Tersangka Suap di KPK, Eka Safitra Jaksa Kejari Yogyakarta Terancam Diberhentikan Sementara
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jaksa Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Eka Safitra mengenakan rompi oranye usai diperiksa terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus dugaan suap jaksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, YOGYAKARTA - Kejaksaan Tinggi DIY mengajukan surat permohonan pemberhentian sementara Eka Safitra sebagai Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kejaksaan Negeri Yogyakarta.

Pengajuan ini sudah dikirimkan ke Kejaksaan Agung.

"Untuk punishment terhadap jaksa yang sudah melakukan tindakan tercela seperti itu, apalagi sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami sudah melakukan langkah-langkah," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, Erbagtyo Rohan, di Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (22/8/2019).

"Sudah kami ajukan."

"Kami ajukan kemarin, prosesnya di Kejaksaan Agung," tambah dia.

Fadli Zon Sarankan Pemerintah Gelar Referendum Sebelum Pindahkan Ibu Kota ke Kaltim, Ini Alasannya

Menurut dia, nantinya akan ada pemeriksaan internal terhadap Eka Safitra.

Ketika dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan terbukti bersalah, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Kalau dinyatakan terbukti bersalah, sesuai ketentuan yang bersangkutan diberhentikan ya, itu harus kami laksanakan."

"Tetapi, prosesnya untuk pemberhentian sesuai mekanisme kami ajukan ke Kejaksaan Agung," ujar dia, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

OTT KPK di Solo, Petugas Geledah Ruang Kerja dan Kantor GJ Ana Kusuma

Sampai saat ini, lanjut dia, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kejaksaan Agung. Selain itu, juga menunggu keputusan hukum tetap terhadap Eka Safitra.

Dia mengungkapkan, Eka Safitra merupakan jaksa baru di Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Ia bertugas di Yogyakarta sejak kurang lebih tujuh atau delapan bulan lalu.

"Yang jelas dia di sini baru, belum lama. Sekitar bulan Januari 2019 lalu," beber dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap dalam lelang proyek rehabilitasi saluran air hujan di Kota Yogyakarta.

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK yakni Eka Safitra jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta sekaligus anggota TP4D, Satriawan Sulaksono jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta dan Gabriella Yuan Ana sebagai Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri. (Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Jaksa Kejari Yogyakarta yang Jadi Tersangka Suap di KPK Terancam Diberhentikan Sementara

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved