Berita Wonogiri Terbaru

Kronologi Penembakan AN, Residivis yang Ditembak Mati di Wonogiri

AN dikenal sebagai residivis kambuhan, yang sering kali melakukan aksi premanisme di kawasan Wonogiri.

Kronologi Penembakan AN, Residivis yang Ditembak Mati di Wonogiri
TribunSolo.com/Agil Tri
Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nnartanti Istiwidayati 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - AN alias W, residivis penganiayaan dan premanisme yang meresahkan warga di wilayah Kabupaten Wonogiri, berakhir tragis dengan tembakan timah panas di tubuhnya, Selasa (20/8/2019) lalu.

Dia dikenal sebagai residivis kambuhan, yang sering kali melakukan aksi premanisme di kawasan Wonogiri.

Menurut Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, berbagai catatan kriminal pernah dilakukan AN.

"Kejahatan sudah cukup banyak dan meresahkan masyarakat, baik di lingkungan tempat tinggal maupun Wonogiri secara luas," katanyaa saat konfrensi pers di Mapolres Wonogiri, Kamis (22/8/2019).

Ketua PSH Winongo Pastikan Resivis AN yang Ditembak Mati di Wonogiri Beraksi atas Nama Pribadi

Kapolres Wonogiri menjelaskan, pada tanggal 16 Agustus 2019, dia melakukan pembacokan terhadap anggota Satpol PP Wonogiri, Sasongko Anugrahadi Hemas.

"Kami sudah mencari yang bersangkutan namun tidak muncul, baru pada tanggal 20 Aguatus yang bersangkutan muncul lagi," imbuhnya.

Pada tanggal 20 agustus lalu, AN kembali terlihat dengan melakukan pemerasan di toko Kartika dan bakso Titoti Wonogiri.

"Selanjutnya kita tangkap dan kita bawa ke kos untuk mencari barang bukti pedang," ucapnya.

Pedang tersebut diduga digunakan AN untuk melakukan pembacokan terhahadap anggota ssatpol PP Wonogiri.

Setelah itu, AN dibawa ke kantor, namun AN melawan dan berusaha merampas senjata milik angggota.

Ditanya Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, Wali Kota Banjarmasin: Kita Serahkan kepada Presiden

Akibat tindakan nekat AN, polisi terpaksa melumpuhkan AN dengan dua kali tembakan yang mengarahkan ke badan AN.

"Sudah kami berikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, selanjutnya petugas kami melakukan tembakan kepada yang bersangkutan," terangnya.

Akibat tembakan itu, AN meninggal dunia di tempat.

"Tindakan yang dilakukan petugas kami sudah sesuai prosedur yang ada," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved