Berita Karanganyar Terbaru
Bersaing dengan Mainan Modern, Sugiyarto Optimis Kerajinan Mainan Tradisionalnya Tetap Diminati
Di setiap tahunnya Sugiyarto selalu mengembangkan usaha produksinya dengan membuat jenis mainan baru.
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kemajuan zaman tidak membuat Totok Sugiyarto (54) pengerajin mainan tradisional asal Dusun Blora, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar merasa minder dengan pasar mainan modern yang semakin berkembang.
Hal tersebut justru membuat Sugiyarto sapaan akrabnya semkain optimis dan lebih inovatif.
“Nggak takut, saya imbangi dengan inovasi,” jelasnya pada Tribunsolo.com, Senin (26/8/2019).
• Pemerkosa 9 Anak di Mojokerto Dihukum Kebiri Kimia, Sejumlah Negara Ini Terapkan Hukuman yang Sama
Di setiap tahunnya Sugiyarto selalu mengembangkan usaha produksinya dengan membuat jenis mainan baru.
Di awal usaha Sugiyarto hanya membuat gantungan kunci.
Saat ini usahanya sudah memiliki jenis-jenis mainan baru.
Seperti otok-otok yang sudah memiliki tiga model, kincir-kincir, kacamata, dan lainnya.
Semua kerajinan tersebut terbuat dari kayu mahoni, surian, dan sengon yang kemudian diproses secara manual oleh Sugiyarto.
Produk Sugiyarto sendiri kini sudah dipasarkan ke berbagai tempat baik di sekitar Karanganyar maupun di luar kta.
Selain itu kerajinan yang dibuat oleh Sugiyarto juga sudah sering dipamerkan dalam event-event besar seperti Pekan Raya Jakarta, Jateng Fair, Pekan Kesenian Bali, dan lainnya.
• Pernah di PHK, Sugiyarto Asal Karanganyar Ini Sukses Beradu Nasib dengan Mainan Tradisional
Menurut Sugiyarto saat melakukan pameran kerajinannya lebih banyak diminati karena unik dan masih tradisonal.
“Pas pameran turis-turis malah banyak yang beli dan suka,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sugiyarto-saat-memproduksi-kerajinan-mainan-tradisional.jpg)