Berita Solo Terbaru

Soal RUU PKS, Ketua Komisi VIII DPR: Masih Kami Dalami

Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) masih dalami Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Soal RUU PKS, Ketua Komisi VIII DPR: Masih Kami Dalami
TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher (tengah) memberikan penjelasan program PKH di Kantor Kelurahan Manahan, Solo pada Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com - Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) masih dalami Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Ditemui usai kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Kantor Kelurahan Manahan, Solo, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher mengatakan RUU PKS masih dalam proses pembahasan oleh panitia kerja rancangan KUHP, Komisi III DPR RI, dan Komisi VIII DPR RI.

"RUU PKS masih dalam proses pembahasan karena masih ada beberapa substansi yang perlu didalami terlebih dulu," kata Ali Taher kepada awak media pada Jumat (30/8/2019).

"Substansi-substansi itu termasuk aspek pencegahan, penegakan, dan rehabilitasi," imbuh Ali Taher.

Penjual Donat Ini Menangis Diberi Banyak Uang oleh Ashanty setelah Cerita tentang Kisah Hidupnya

Ali Taher tidak menampik RUU PKS memunculkan pro-kontra di dalam masyarakat.

"Masih ada pro-kontra terhadap RUU PKS, tetapi masih bisa dipertemukan, " tutur Ali Taher.

"Pihak-pihak pro-kontra nanti bisa kita panggil dan ajak diskusi untuk mempertemukan pemikiran dari segi filosofi, sejarah, dan hukumnya," imbuh Ali Taher.

Lebih lanjut, Ali Taher juga berharap apabila kelak RUU PKS ini sudah jadi dan disahkan, substansi-substansi yang ada di dalamnya dapat diterima oleh semua pihak.

"Kalau RUU PKS ini jadi dan disahkan, substansi yang ada di dalamnya harus bisa diterima semua pihak," harap Ali Taher.

RUU Pesantren Sudah Ditandatangani Mendikbud, Tinggal Menunggu Disahkan DPR

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved