Berita Klaten Terbaru

Akibat Pemberitaan Kades Ponggok Diduga Selewengkan dana BUMDes, 6000 Tamu Batalkan Kunjungan Study

Salah satunya adalah kegiatan study dari berbagai daerah yang ingin belajar dari kesuksesan desa Ponggok membangun desa.

Akibat Pemberitaan Kades Ponggok Diduga Selewengkan dana BUMDes, 6000 Tamu Batalkan Kunjungan Study
TribunSolo.com/Agil Tri
Kades Ponggok, Junaedi Mulyono saat berbincang dengan TribunSolo.com di Kantornya, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Akibat banyaknya pemberitaan Kepala Desa (Kades) Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Junaedi yang dilaporkan ke polisi oleh Jaringan Guna Advokasi Anggaran (Jaguar) Kalikotes atas tudingan menyelewengkan dana milik Badan Usaha Milik (BUM) Desa Tirta Mandiri Ponggok banyak kegiatan yang di batalkan.

Salah satunya adalah kegiatan study dari berbagai daerah yang ingin belajar dari kesuksesan desa Ponggok membangun desa.

"Kemarin saya lihat ada 6 ribu calon tamu yang membatalkan studynya ke Ponggok setelah adanya pemberitaan tersebut," kata Penanggung Jawab Sigedang Kapolaler, Widodo, Senin (2/9/2019) siang.

"Bahkan dari Bali yang mau datang juga mengcancel kedatangannya," katanya.

Widodo mengaku dengan adanya pemberitaan tersebut, banyak pegiat wisata di wilayah Ponggok drop.

"Kalau materi bisa dicari tapi nama baik itu yang nggak bisa, nama baik kami sudah hancur lebur," katanya.

"Yang kita rintis cuma sekali pemeberitaan langsung hancur," katanya.

Kecelakaan di Tol Solo - Ngawi: Tabrak Pagar Pembatas Jalan, Mobil Terjun Bebas ke Pemukiman Warga

Belum Baca KKN di Desa Penari Pertanda Ber-IQ Tinggi, Begini Kata Peneliti

Pelaku Arisan Online Fiktif Solo Bantah Rugikan Nasabah Hingga Rp 5 Milyar

Widodo membeberkan bahwa selama ini kepala desa Ponggok, Junaedi merupakan orang yang baik.

Selain itu, Junaedi adalah orang yang gigih dalam membangun desa dari nol.

"Dulu itu nama Klaten kurang terkenal, orang yang datang rata-rata tahunya ya Klaten itu masuk Jogja," katanya.

"Tapi sekarang tidak ada yang tidak tahu Klaten," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kades Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Junaedi dilaporkan ke polisi karena diduga menyelewengkan dana Bumdes senilai Rp21,6 miliar.

Kepala Desa (Kades) Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Junaedi Mulyono sendiri membatah laporan atas dugaan penyelewengan dana dan aset milik BUMDesTirta Mandiri di antaranya unit bisnis Umbul Ponggok tersebut.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved