Warga Pekaitan Riau Dihebohkan Kemunculan Harimau Sumatera, Begini Tanggapan BBKSDA

Warga Kepenghuluan Pekaitan, Riau, dihebohkan dengan kemunculan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang masuk ke perkampungan.

Kompas.com/Dok BBKSDA Riau
Harimau Sumatera yang muncul ke permukiman warga di Kepenghuluan Pekaitan, Kecamatan Pekaitan, Rohil, Riau. 

TRIBUNSOLO.COM - Warga Kepenghuluan Pekaitan, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dihebohkan dengan kemunculan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang masuk ke perkampungan.

Atas kejadian ini, tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau diturunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Kami sudah menurunkan tim ke lokasi, di sana tim melalukan koordinasi degan aparat desa setempat," kata Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau, Heru Sutmantoro, dalam keterangan tertulis pada wartawan, Kamis (5/9/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, ia mengatakan, harimau sumatera mulai muncul ke permukiman warga pada Senin (26/8/2019) lalu, yang dilihat seorang warga bernama Tarmizi.

"Berdasarkan keterangan Bapak Tarmizi, pada saat hendak menaikkan sepeda motor ke rumahnya, seketika itu ia melihat harimau melintas yang tidak jauh dari rumahnya dan mengambil foto mengunakan kamera genggam (ponsel)."

"Tak lama setelah itu harimau tersebut menjauh ke arah semak belukar," sebut Heru.

Dua Duda di Sulawesi Selatan Nekat Cabuli Anak 9 Tahun, Langsung Ditangkap Polisi

Kemudian, lanjut dia, berdasarkan keterangan dari Sekretaris Desa Pekaitan, Hamdan, sampai saat ini belum ada laporan ternak warga yang dimangsa oleh harimau tersebut.

Namun, menurut warga setempat, kemunculan harimau sumatera yang dijuluki nama 'Datuk' oleh masyarakat di Riau ini, dipercaya sebagai teguran untuk warga Desa Pekaitan, agar tidak melakukan perbuatan tercela.

"Warga meyakini satwa tersebut hanya memberikan isyarat kepada masyarakat dan berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kampung tersebut," sebut Heru.

Dia mengatakan, di lokasi munculnya hewan buas dilindungi itu, tidak jauh dari sebuah hutan yang tersisa mengelilingi pulau Pedamaran.

"Diperkirakan hutan tersebut sebagai habitat harimau sumatera," kata Heru.

Ketahuan Kencan dengan Istri Orang, Pria di Wonogiri Diminta Bayar Denda Rp 20 Juta

Dia menambahkan, pemantauan terhadap harimau sumatera di Desa Pekaitan juga akan terus dipantau oleh tim dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) IV Resort Dumai, yang berkoordinasi dengan aparat desa setempat.

"Kehadiran petugas di lapangan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan untuk mengantisipasi terjadinya konflik satwa dengan manusia," ucap Heru. (Komps.com/Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Heboh Harimau Sumatera Masuk ke Permukiman, Warga Yakin Tanda Teguran"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved