Permen White Rabbit Jadi Perdebatan di Malaysia, Pemerintah Pertanyakan Sertifikasi Halal

Permen White Rabbit Jadi Perdebatan di Malaysia, Pemerintah Pertanyakan Sertifikasi Halal

Editor: Aji Bramastra
SCMP.com/Photo: Xiaomei Chen
Permen White Rabbit, permen populer asal China, jadi perdebatan di Malaysia karena tak ajukan sertifikasi halal. 

TRIBUNSOLO.COM - Permen white rabbit atau permen cap kelinci putih sedang jadi sorotan di Malaysia.

Permen asal China yang juga populer di Indonesia ini tengah jadi perdebatan oleh publik Malaysia, mengenai halal atau tidaknya, lantaran tidak ditemui tulisan halal dalam kemasannya.

Lembaga Jabatan Kemajuan Islam (Jakim) Malaysia, menegaskan pihaknya tidak pernah permohonan sertifikasi halal, dari pabrikan maupun importir permen tersebut.

Viral Mantan Striker Timnas Budi Sudarsono Jualan Sepatu Bekas, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Logo Djarum Foundation Dipersoalkan KPAI, Imam Nahrawi: Tidak Ada Eksploitasi Anak, Ayo Lanjutkan

Dilansir Bernama, Perwakilan Kementerian Malaysia, Fuziah Salleh, mendesak pihak importir, mengurus sertifikasi halal, sehingga membuat masyarakat tidak resah terkait status permen tersebut.

"Bagaimanapun, saya akan minta Jakim untuk menguji permen itu di laboratorium, untuk memastikan statusnya, karena publik mempertanyakan status permen itu di media sosial,,"

"Saya melihat isu ini membuat umat Islam dalam keadaan dilematis dan tidak pasti," kata Fuziah.

Di Malaysia, status halal permen White Rabbit memang tengah diperedebatkan netizen, menyusul adanya temuan di negara tetangga, yang menyatakan kandungan permen ini tidak halal.

Permen Mendunia

Permen White Rabbit memang sudah terlanjur dikenal sebagai permain yang mendunia.

Dilansir South China Morning Post, permen ini sudah diimpor ke 40 negara.

Permen ini merupakan satu dari sedikit merk kuliner yang sukses bertahan di tengah kerasnya persaingan industri makanan.

Tak tanggung-tanggung, permen ini sudah bertahan sekitar 8 dasawarsa!

Permen ini pertama kalinya muncul pada tahun 1940-an.

Permen ini sangat terkenal dengan tekstur empuknya, dan rasanya yang manis, seperti susu.

Yang lebih membuat terkenal, tentu saja pembungkusnya.

Setelah melepas bungkus luar yang bergambar kelinci, permen ini masih dibungkus dengan pembungkus transparan.

Nah, pembungkus transparan ini, tak perlu dikupas karena bisa dimakan.

Permen ini dibuat oleh Guan Sheng Yuan Food Group, sebuah perusahaan raksasa asal Shanghai, China. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved