Videonya Viral, Pria yang Salaman dan Cium Kaki Orang Papua Berikan Klarifikasi

Pria yang bersalaman dan mencium kaki orang Papua adalah Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi, bukan Wakil Wali Kota Malang.

Tayang:
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Kompas.com/Facebook Rudy Taryanto
Seorang pria yang diduga Walikota Malang sedang mencium salah satu kaki warga Papua. 

TRIBUNSOLO.COM - Pria yang bersalaman dan mencium kaki orang Papua adalah Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi, bukan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji.

Hal itu dibenarkan langsung oleh Haidar yang mengaku dirinya adalah pria yang ada dalam video viral yang beredar di media sosial.

Dalam video itu, Haidar mencium kaki beberapa warga Papua dalam sebuah acara.

Video ini banyak dibagikan ulang karena caption yang mengikutinya.

Disebutkan bahwa pria dalam video itu adalah Wali Kota Malang yang meminta maaf kepada warga Papua.

Pemerintah Kota Malang, melalui Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang, Muhammad Nur Widianto menegaskan, bahwa pria dalam video itu bukan Wali Kota Malang, Sutiaji.

Viral Video Pria Disebut-sebut Wawali Kota Malang Cium Kaki Orang Papua, Pemkot Malang Membantah

Haidar menjelaskan, peristiwa yang terekam dalam video itu terjadi pada Diskusi Gerakan Nasional Perempuan Pembawa Kerukunan dan Perdamaian pada Rabu (4/9/2019), di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta.

"Iya benar, itu saya, spontanitas saja, saat itu kan acara Perbangsa, saya sebagai pembicara saat itu," kata Haidar saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/9/2019).

Haidar mengungkapkan, semua itu dilakukannya secara spontan dan ia menyampaikan permintaan maaf.

"Dijejerin semua saya bilang minta maaf, spontanitas saja, yang paling ujung itu, saya peluk saya tunduk."

"Kalau bisa, saya buang ego saya jauh-jauh supaya saudara-saudara saya di Papua jangan dikorbanin, langsung saya cium kakinya," kata Haidar.

"Ada 11 orang Papua di situ, mau saya cium satu-satu enggak boleh malahan," lanjut dia.

Ia menyebutkan, beberapa warga Papua yang hadir dalam acara itu adalah ibu-ibu asal Papua yang anaknya sedang kuliah di Jakarta.

Mereka menjadi bagian dari peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.

"Mereka warga papua yang hadir dalam acara itu sebagai peserta, itu seluruh indonesia, jadi semua dari Indonesia hadir."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved