Pengungsi Kabut Asap di Posko Kesehatan DPW PKS Provinsi Riau Terus Bertambah

Pengungsi terdiri dari anak-anak, orangtua, bayi, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui

Pengungsi Kabut Asap di Posko Kesehatan DPW PKS Provinsi Riau Terus Bertambah
KOMPAS.COM/IDON TANJUNG
Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief melihat warga yang terpapar kabut asap sedang berobat dan mengungsi di posko kesehatan di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau 

TRIBUNSOLO.COM – Pengungsi Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Pekanbaru, Riau terus bertambah.

Warga yang terkena asap tersebut terpaksa mengungsi ke ke posko kesehatan yang dibuka DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau

Deputi Humas DPW PKS Riau Enda Inspirasi mengatakan, hari ini jumlah pengungsi bertambah.

"Dari pagi sampai siang bertambah 85 orang. Sebelumnya ada 75 orang. Jadi totalnya sampai saat ini 160 orang," kata Enda, Sabtu (14/9/2019) siang.

Pernah Memangsa Seorang Warga, Buaya Dengan Panjang 4 Meter Akhirnya Ditangkap

Kebakaran di Lahan Gunung Merbabu, Pemadaman Api Dilakukan Secara Manual

Dia menyebutkan, pengungsi terdiri dari anak-anak, orangtua, bayi, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Para pengungsi berada di ruang steril yang dilengkapi AC.

Selain mengungsi, kata Enda, warga juga banyak yang datang berobat ke posko kesehatan.

Rata-rata warga mengeluhkan sesak napas, batuk pilek, muntah-muntah, pusing, dan demam.

"Beberapa pasien ada yang diberikan oksigen dan nebulizer," kata Enda.

Dia menyampaikan, selain warga datang sendiri mengungsi ke posko kesehatan, PKS Riau juga melayani antar jemput.

Halaman
12
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved