Tak Sembarangan, Pengunjung Dilarang Bicara Kotor Hingga Meludah di Sendang Lele
Bagi pengunjung dilarang untuk berbicara kotor, kencing sembarang, dan meludah dikawasan Sendang Lele tersebut
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Eka Fitriani
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Selain mengambil ikan, di Sendang Lele yang terletak di Dusun Baseng, RT: 01 /RW: 04, Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo ada larangan lain yang tidak boleh dilakukan pengunjung.
Larangan lainnya tersebut lebih kepada menjaga tata krama sangat mengunjungi sendang lele itu.
Hal tersebut diungkapkan tokoh masyrakat setempat, Sugit Prabowo saat berbincang dengan TribunSolo.com di Sendang Lele, Minggu (15/9/2019).
"Bagi pengunjung dilarang untuk berbicara kotor, kencing sembarang, dan meludah dikawasan Sendang Lele tersebut," katanya.
Dia mengungkapkan, jika hal tersebut dilanggar, hal yang tidak baik bisa menimpa orang tersebut.
Larangan tersebut bermula ketika ada sepuluh warga setempat yang sedang menyaksikan ikan lele di sendang lele itu.
"Sebagian orang dari kesepuluh orang tersebut melihat sosok ikan lele tapi tubuhnya hanya duri, dan masih tetap hidup, namuin tidak keemuanya bisa melihat."
"Sehingga tempat tersebut dikeramatkan oleh warga setemepat," jelasnya.
Dia menambahakan, aturan tersebut sangat dijaga oleh masyrakat sekitar, sehingga jika ada pengunjung yang datang, mereka selalu memperingatkan para pengunjung.
"Untuk mencegah terjadi apa-apa, setiap ada pengunjung selalu diingatkan, karena dulu pernah ada cerita ada yang sampai kesurupan," terangnya.
Saat ini Sendang Lele ini selalu ramai dikunjungi pelancong, terlebih saat hari libur tiba.
Mereka biasanya datang bersama teman atau keluarganya, untuk sekedar memberi makan lele di Sendang tersebut, dan menikmati sendang dengan santai.
Untuk masuk di Sendang ini, pengunjung tidak di pungut biaya alias gratis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/larangan-di-sendang-lele.jpg)