PT Adhi Karya Minta Maaf Insiden Melarang Wartawan Masuk Stadion Manahan Solo saat Ada FIFA dan PSSI

PT Adhi Karya memberikan klarifikasi hingga meminta maaf secara langsung terhadap insiden pelarangan masuk serta meliput kehadiran FIFA dan PSSI

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ryantono Puji
IHSE Manager PT Adhi Karya Iswawanzaini memberikan klarifikasi dan minta maaf di Stadion Manahan Solo usai kedatangan FIFA dan PSSI, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Manajemen PT Adhi Karya memberikan klarifikasi hingga meminta maaf secara langsung terhadap insiden pelarangan masuk serta meliput kehadiran FIFA dan PSSI ke dalam Stadion Manahan Solo, Selasa (17/9/2019).

IHSE Manager PT Adhi Karya Iswawanzaini mengatakan, pihaknya selaku perwakilan Manajemen PT Adhi Karya meminta maaf kepada seluruh wartawan dari berbagai media yang hadir di Stadion Manahan Solo.

Pihaknya menekankan, anggotanya bukan menunjukkan sikap arogansi.

"Mereka punya standar operasional (SOP) dan mengamankan aset di sini sesuai perintah pimpinan," ungkapnya.

Wartawan Dihalangi Saat FIFA Tinjau Stadion Manahan, Sayangkan Sikap Arogan Satpam PT Adhi Karya

Dia berdalih, pelarangan disebutkan karena memang ada perintah jika media belum bisa diizinkan masuk, mengingat butuh konsentrasi secara detail pengamatan.

"Saya selaku perwakilan managemen adikarya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya," kata Iswawanzaini.

Soal adanya anggapan bentakan dan menutup pintu secara keras pihaknya juga meminta maaf.

Namun, bila ada anggapan adanya bentakan dari anggotanya karena kurang komunikasi dengan pimpinan.

"Kami mohon maaf sekali lagi," terang dia.

Aturan Stadion Manahan Solo Bakal Makin Ketat, Termasuk Tidak Boleh Merokok di Stadion

Insiden Pelarangan Liputan

Sebelumnya, kunjungan FIFA ke Stadion Manahan Solo dalam rangka tinjauan tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 mengalami sedikit insiden kurang mengenakkan pada wartawan.

Satpam dari pihak PT Adi Karya dianggap membentak wartawan dan menutup pintu tersebut dengan paksa.

Awalnya mobil tim peninjau dari FIFA didampingi PSSI masuk dan rombongan wartawan mengikuti mobil tersebut.

Namun, tiba-tiba ada satpam yang membentak dan mengatakan wartawan dilarang masuk.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved