Berita Karanganyar Terbaru

Empat Desa di Karanganyar Ikuti Program Desa Migran Produktif, Tujuan: Lindungi Pekerja Migran

Empat Desa di Karanganyar terpilih untuk dapat mengikuti program desa migran produktif (Desmigratif) dari Kemnaker Republik Indonesia.

Empat Desa di Karanganyar Ikuti Program Desa Migran Produktif, Tujuan: Lindungi Pekerja Migran
TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
ilustrasi suasana Desa 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijyanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Empat Desa di Karanganyar terpilih untuk dapat mengikuti program desa migran produktif (Desmigratif) dari Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganayar Waluyo Dwi Basuki, saat diwakili Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disdagnaker kop UMKN Sri Suryatin, Rabu (25/9/2019,).

Ada empat desa yang terpilih dua di tahun ini dan sisanya berasal dari tahun lalu.

"Tahun ini ada dua desa yang terpilih menjadi desa Desmigran," paparnya saat ditemui di ruang kantornya.

Empat desa tersebut meliputi Desa Waru dari Kecamatan Kebakramat dan Desa Sambirejo dari Kecamatan Jumantono.

Sementara dua desa lainnya yang terpilih mendapatkan program Desmigratif di tahun lalu yakni Desa Buntar dari Kecamatan Mojogedang dan Desa Plosorejo  dari Kecamatan Matesih.

Update Kasus Zaenal Abidin, Pemuda NTB yang Tewas Dianiaya saat Ditilang, 9 Polisi Jadi Tersangka

Pemilihan Desmigratif dilakukan berdasarkan survei.

"Pemilihan melalui survei World Bank dan ditentukan oleh Kementrian Ketenagakerjaan," tambahnya pada Tribunsolo.com.

Pesona Kampung Naga Tasikmalaya, Berlokasi Jauh di Bawah Tebing, Asri dan Jauh dari Modernisasi

Pelaku Gendam di Yogya Tukar Harta Korban dengan Tisu, Akui Punya Batu Mustika Air Sakti 

Selain itu pihak pemerintah dinas hanya memfasilitasi penunjukan Desmigratif.

Desa yang terpilih menjadi Desmigratif harus menjalankan empat pilar meliputi penyediaan informasi bekerja di luar negeri, kegiatan yang bersifat produktif bagi migran Indonesia, kegiatan bagi anak-anak yang ditinggal bekerja, dan menguatkan udaha produktif melalui BUMDes.

Terhitung sejak Januari 2017 hingga September 2019, ada sebanyak 1.234 tenaga kerja Karanganyar yang berangkat ke luar negeri.

Sebenarnya tujuan dari Desmigratif ini adalah sebuah upaya untuk melindungi pekerja migran dan keluarganya sejak dari desa.

Harapannya melaui program ini empat desa yang sudah terpilih menjadi mandiri secara ekonomi. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved