Demo Pengesahan RUU

Polresta Solo Amankan Pelajar yang Diduga Melukai Petugas dengan Ketapel Saat Demo Depan DPRD Solo

Polresta Solo berhasil mengamankan seorang berinisial HK (16), seorang pelajar SMK Negeri 5 Surakarta saat demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Solo.

Polresta Solo Amankan Pelajar yang Diduga Melukai Petugas dengan Ketapel Saat Demo Depan DPRD Solo
TribunSolo.com/Adi Surya
Sejumlah kelereng ditemukan di halaman Kantor DPRD Kota Solo, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (30/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo berhasil mengamankan seorang berinisial HK (16), seorang pelajar SMK di Solo saat demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Solo, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (30/9/2019) lalu.

Ia diduga melukai petugas kepolisian menggunakan ketapel dan kelereng saat aksi demonstrasi tersebut.

Sebanyak 4 orang petugas kepolisian mengalami luka-luka.

"Kepolisian telah mengamankan seorang berinisial HK pada waktu demonstrasi kemarin," terang Kapolresta Solo, AKBP Andi Rifai kepada TribunSolo.com, Selasa (1/10/2019).

Kebakaran Pasar Nglangon Sragen Diduga Akibat Pembakaran Tumpukan Sampah Sisa Potongan Bambu

Daftar 14 Artis yang Pagi Ini Dilantik Jadi Anggota DPR-RI: Ada Desy Ratnasari Hingga Mulan Jameela

"Ia diamankan karena diduga mengetapel petugas dan mengakibatkan empat anggota terluka," imbuhnya membeberkan.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mengatakan, HK hingga kini masih menjalani proses interograsi di kantor Polresta Solo.

Cerita Driver Ojol Dapat Orderan Fiktif & Antar Paket Misterius Ditujukan Lantai 16 di Menara Saidah

Potret Para Artis Dilantik Jadi Anggota DPR RI Hari Ini, Mulan Jameela & Krisdayanti Tampak Bahagia

"Kami saat ini masih menginterograsinya," terang Fadli.

Polresta Solo mengamankan satu buah ketapel dan sejumlah kelereng dari tangan HK.

"Ada ketapel dan sejumlah kelereng yang sudah kami amankan," terang Fadli.

Polresta Solo, lanjut Fadli, belum menentukan ancaman hukum yang akan diberikan kepada HK.

"Kami belum sampai ke sana, ini masih diinterogasi," terang Fadli.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved