Berita Terbaru Solo

Kodim 0726/Sukoharjo Buka TMMD Tahap III, Bakal Sasar Pembangunan Fisik hingga Perkuat Bela Negara

Kodim 0726/Sukoharjo resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III, Rabu (2/10/2019).

Kodim 0726/Sukoharjo Buka TMMD Tahap III, Bakal Sasar Pembangunan Fisik hingga Perkuat Bela Negara
TribunSolo.com/Agil Tri
Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi saat menyerahkan map TMMD kepada Dandim 0726 /Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa di lapangan Serut, Kecamatan Nguter, Rabu (2/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kodim 0726/Sukoharjo resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III, Rabu (2/10/2019).

Kegiatan rutin itu kali ini dilaksanakan di Desa Serut, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

Adapun pembukaan TMMD Sengkuyung III yang digelar mulai 2 Oktober 2019 hingga 31 Oktober 2019 dipimpin oleh Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi.

Dikatakan, TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila ada gotong royong dan kerjasama yang saling mendukung dari berbagai unsur.

Di antaranya TNI, Polri, Pemkab dan masyarakat.

"Gotong royong dan kerjasama harus diperkuat," harap dia.

Dandim 0726 /Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa menjelaskan, kegiatan TMMD bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Serta menguatkan hubungan TNI dengan rakyat melalui pembangunan di bidang fisik maupun non fisik.

"Hubungan TNI dengan rakyat merupakan salah satu syarat utama yang harus ada guna menjamin terwujudnya sistem pertahanan semesta," terangnya.

Kodim 0726 Sukoharjo Kembali Gelar TMMD, Bantu Rakyat Desa Maju Perekonomiannya

Ganjar Pranowo Buka TMMD Reguler 105 Kodim Klaten, Ini Pesan-pesannya

Adapun sasaran dalam TMMD Sengkuyung III ini berupa sasaran fisik pembangunan rabat beton di Dukuh Banaran, RT 01 RW 02 dengan panjang 620 meter dan lebar 2,3 meter.

Selain itu, pembangunan talud jalan di Dukuh Kepuh Dampit, RT 01 RW 05 dan di Dukuh Banaran RT 02 RW 01.

Dikatakan, kegiatan TMMD Sengkuyung IlI ini menggunakan dana APBD Provinsi sebesar Rp 225 juta dan dana APBD Sukoharjo sebesar Rp 150 juta, serta bantuan dari program CSR perusahaan Rp 22,5 juta.

"Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan dan pelayanan di bidang bela negara, penyuluhan Kamtibmas, serta sosialisasi pembangunan," aku dia.

Selain itu lanjut dia, juga ada bakti sosial pengobatan massal, nonton bareng film TNI, dan juga perekaman data e-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Sukoharjo. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved