Breaking News:

Bom Rakitan Buatan Dosen IPB Mengandung Serbuk Korek Api, Paku, hingga Lada: Meledak Bakal Fatal

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Asep Adi Saputra mengatakan rupanya bom rakitan tersebut justru memiliki daya ledak tinggi.

(KOMPAS.com/Devina Halim)
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Pihak Kepolisian RI menegaskan bahwa bom yang diamankan dari dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith bukan merupakan bom molotov.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan rupanya bom rakitan tersebut justru memiliki daya ledak dan penghancur yang tinggi.

Dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Asep menyampaikan bahwa bom rakitan tersebut memiliki beberapa unsur sehingga dapat dikatakan sebagai bahan peledak.

Menurut dia, bom rakitan itu memiliki sumbu peledak dan bahan peledak seperti serbuk korek api, hingga paku.

Selain berdaya ledak tinggi, apabila bom tersebut meledak, kata Asep, dapat berakibat fatal.

"Di sini unsur-unsur dikatakan sebagai bahan peledak terpenuhi, dia mempunyai sumbu untuk memberikan picuan, yang kedua, sumbu itu juga terdiri dari bubuk atau serbuk korek api, di situ juga ada unsur bahan peledaknya, dan ada deterjennya, ada juga lada," ujar dia.

"Dan yang lebih mempunyai daya ledak tinggi karena di dalam balutan ini ada kandungan paku. Jadi bisa dibayangkan, andaikan ini meledak, maka daya hancurnya lebih tinggi, tidak sesederhana bom molotov," kata dia.

Bom yang Dirakit Dosen IPB Miliki Daya Ledak dan Penghancur Tinggi, Polri: Tak Sesederhana Molotov

Sebelum Tabrak Orang di Banaran Sukoharjo, Terduga Driver Ojol Sempat Tabrak Orang di Baki

Bule Cantik Asal Rusia Ditangkap di Bali Lantaran Kepemilikan Narkoba, Simpan Kokain di Celana Dalam

Kemudian, bom tersebut dirakit dengan menggunakan botol kaca bekas.

 Menurut Asep, penggunaan botol kaca bekas juga menambah fatal dampak bom tersebut.

pihaknya mengatakan bahwa barang bukti yang diamankan merupakan bom rakitan.

"Mohon dipahami, ini bukan bom molotov seperti biasa tetapi ini adalah bom yang memang memiliki daya ledak, jadi berbeda, tidak sesederhana bom molotov, ini adalah bom yang dirakit memang mempunyai bahan peledak," kata Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Adapun Abdul Basith ditangkap di kawasan Tangerang, Sabtu (28/9/2019) lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Abdul Basith ditangkap karena menyimpan 28 bom molotov.

(Kompas.com/Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri: Bom Rakitan yang Diamankan dari Dosen IPB Berdaya Ledak Tinggi, Bukan Molotov

Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved