Saling Lapor Soal Kasus Perampasan Mobil di Sukoharjo, Pengacara Bima Tantang Adu Data dengan Dina

Permasalahan antara Bima Saraswati (39) dan Dina Yusniar (36), berbuntut panjang.

Saling Lapor Soal Kasus Perampasan Mobil di Sukoharjo, Pengacara Bima Tantang Adu Data dengan Dina
TribunSolo.com/Agil Tri
Dina Yusniar saat ditemui TribunSolo.com, di Mapolres Sukoharjo, Sabtu (5/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Permasalahan antara Bima Saraswati (39) dan Dina Yusniar (36), berbuntut panjang.

Setelah kedua belah pihak saling lapor ke pihak kepolisian, kini pengacara Bima Saraswati, Badrus Zaman mengajak Dina untuk adu data.

Menurut Badrus, adu data ini untuk membuktikan perihal uang Rp 120 juta yang menurut Dina sebagai uang investasi, namun dari pihak Bima sebagai uang utang piutang.

"Bima sudah ada iktikad baik untuk membayar, kita adu data saja," katanya saat berbincang dengan TribunSolo.com, Minggu (6/10/2019).

"Kita siap adu data, tapi harus secara hukum," aku dia.

Uang tersebut dianggap sebagai pemicu saling lapor antara Dina dan Bima, yang mana khasus mereka hingga melibatkan dua oknum anggota kepolisian.

Tria dan Ady Bima Dangdut Academy 2 Menikah, Intip Foto-foto Pernikahannya yang Dihadiri Rizki Ridho

Usai Pernikahan Menantu Kabur, Keluarga Miskin ini Akhirnya Utang Rp 1,6 Miliar ke Wedding Organizer

Dari pihak Dina, pihaknya memberi uang Rp 120 juta sebagai investasi atas usaha batik yang dijalankan Bima, dengan perjanjian pembagian keuntungam 20 persen.

Namun saat uang tersebut belum dikembalikan sepenuhnya, Bima dianggap menghilang.

Dina lantas melaporkan Bima ke Polresta Surakarta atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved