Bermodal Sepeda Onthel Jengki, Warga Sukoharjo Ini Jelajahi Indonesia dari Sumatera Hingga Papua

Saat itu, awal perjalanan Wahono berkeliling Indonesia dimulai saat usia 19 tahun pada tahun 1971 didaerah terdekat seperti Jogjakarta

Bermodal Sepeda Onthel Jengki, Warga Sukoharjo Ini Jelajahi Indonesia dari Sumatera Hingga Papua
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Sri Wahono Margo Prayoga menunjukkan arsip perjalanannya 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perjalanan Sri Wahono Margo Prayoga,74, warga Sukoharjo ini terbilang nekat.

Sebab, Sri Wahono berkeliling Indonesia bermodalkan sepeda onthel jengki melewati berbagai daerah di Indonesia.

Gegara Postingan Istri, Kolonel Hendi Suhendi Resmi Dicopot Dari Jabatannya

Menderita Lumpuh Sejak Lahir, Remaja Asal NTT Ini Hanya Ingin Punya Kursi Roda

Saat itu, awal perjalanan Wahono berkeliling Indonesia dimulai saat usia 19 tahun pada tahun 1971 didaerah terdekat seperti Jogjakarta. Lalu pada 1971 ia membulatkan tekad melancong ke Jakarta.

"Awalnya hanya Yogyakarta, itu saya tanpa modal berangkat," papar Wahono, Sabtu (11/10/2019).

Niatnya bersepeda ini dimulai dari rasa ingin tahunya terhadap seluk beluk Indonesia tanpa keluar biaya.

Setelah dari Yogjakarta, Wahono memulai perjalanan kembali ke Jakarta, Madura.

Selama memulai perjalanan tersebut dia mengaku mencari biaya perjalanan di setiap daerah dengan memijat.

"Saya punya keahlian memijat," papar Wahono.

Wahono juga pernah melakukan perjalanan sampai ke Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi hingga Papua.

Dia bercerita pernah mendapat perjalanan yang paling sulit di wilayah Kalimantan Tengah.

"Saya melewati Pangkalanbun (Kateng) menuju Nanga Tayap Kalbar," papar Wahono.

"Karena tidak ada uang untuk naik kapal, saya terobos hutan dan makannya hanya pisang, apel, kelapa dan buah-buahan," jelas Wahono.

Dia mengaku saat melewati kawasan tersebut rawa - rawa kakinya sudah banyak terdapat Pacet.

Perjalanan keliling Indonesia dilakukan mulai 1971 sampai pada 2008 lalu. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved