Wakasekjen Partai Gerindra Beberkan Belum Ada Kemungkinan Gerindra Bergabung Dengan Pemerintah

Andre menyebutkan sebagai sahabat yang diundang, Prabowo wajar datang memenuhi undangan tersebut

Wakasekjen Partai Gerindra Beberkan Belum Ada Kemungkinan Gerindra Bergabung Dengan Pemerintah
KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA
Wakil Sekretaris DPP Gerindra Andre Rosiade di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Jokowi di Istana Merdeka pada Jumat, (11/10/2019), Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, belum ada keputusan final terkait kemungkinan bergabung dengan koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Meskipun Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Jokowi sudah bertemu membahas koalisi pada Jumat (11/10/2019) di Istana Merdeka, namun belum ada keputusan apa pun.

Polres Gresik Ringkus 20 Tersangka Kasus Obat Terlarang, 5 Orang Merupakan Pengedar

Tanggapi Pelaku Penusukan Wiranto, Kepala BNPT Tegaskan Paham Radikalisme di Indonesia Masih Eksis

"Pak Prabowo datang untuk memenuhi undangan Pak Jokowi. Pak Prabowo bertemu dengan Pak Jokowi di Istana, sekali lagi dalam rangka memenuhi undangan," kata Andre Rosiade kepada Kompas.com, di Padang, Jumat malam.

Andre menyebutkan sebagai sahabat yang diundang, Prabowo wajar datang memenuhi undangan tersebut.

Dia mengatakan, hingga pertemuan Jokowi-Prabowo berakhir, belum ada keputusan atau kesepakatan bahwa Partai Gerindra masuk dalam koalisi pemerintahan.

Keputusan Partai Gerindra masuk ke dalam koalisi pemerintahan, menurut Andre, sangat ditentukan oleh Prabowo Subianto.

"Sampai pertemuan tadi, belum ada kesepakatan apa pun yang menyebutkan Gerindra masuk dalam pemerintahan," kata Andre Rosiade.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengakui ia dan Prabowo membicarakan masalah koalisi. Namun, pembicaraan itu belum final.

"Tapi kami tadi sudah berbicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi kita," kata Jokowi.

Sementara Prabowo menegaskan siap membantu pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin apabila diperlukan.

Prabowo menekankan bahwa Partai Gerindra selalu mengutamakan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan bangsa dan negara.

Meskipun berbeda pandangan politik dan pernah terlibat rivalitas pada pesta demokrasi, Prabowo meyakinkan bahwa hal itu bukanlah penghalang.

"Saya sampaikan ke beliau, kalaupun kami diperlukan (di pemerintahan), kami siap membantu," ujar Prabowo.(*)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Belum Ada Keputusan Gerindra, Kedatangan Prabowo Disebut untuk Penuhi Undangan

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved