Jaksa Sebut Nota Keberatan Kriss Hatta Tidak Mendasar, Minta Hakim Menolak

JPU menyebut eksepsi atau nota keberatan yang diajukan tim penasihat hukum terdakwa Kriss Hatta tidak mendasar.

Jaksa Sebut Nota Keberatan Kriss Hatta Tidak Mendasar, Minta Hakim Menolak
KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Kriss Hatta jalani sidang Eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut eksepsi atau nota keberatan yang diajukan tim penasihat hukum terdakwa Kriss Hatta tidak mendasar.

Jaksa Indra Jaya menyatakan bahwa dakwaan yang disusun sudah memenuhi ketentuan Pasal 143 Ayat 2 Huruf B KUHAP, yaitu sudah diuraikan secara cermat, jelas, dan lengkap.

Hal itu terkait nota keberatan tim penasihat hukum Kriss Hatta yang menyebut peristiwa kejadian pada 6 April 2019.

Jaksa menyatakan sudah benar bahwa kejadian penganiayaan terjadi pada 7 April 2019.

Kriss Hatta Mengaku Siap Bongkar Pertemuan Hilda Vitria Khan dengan Anthony Hilenaar

Sebab, kejadian pada pukul 01.00 yang menandakan sudah berganti hari menjadi tanggal 7 April 2019.

Oleh karena itu, Indra mengatakan, dakwaan sudah memenuhi syarat formil dan materiil.

Jaksa pun meminta majelis hakim menolak semua nota keberatan dari tim penasihat hukum Kriss Hatta.

"Menyatakan surat dakwaan jaksa telah memenuhi syarat formil dan materiil."

"Menyatakan menerima surat dakwaan yang dibacarakan dan melanjutkan pemeriksaan materi pokok sesuai dakwaan," kata Indra di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Kriss Hatta Menduga Hilda Vitria Ikut Jadi Dalang Kasus Pemukulan Anthony Hilenaar

Hakim Ketua Suswanti menanggapi tanggapan jaksa atas nota keberatan tersebut.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved