Rabu Besok, Pengemudi Go-Jek akan Demo Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri

Kesediaan Bos Gojek, Nadiem Makarim, menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II, rupanya menuai kontroversi untuk para pegawainya.

Rabu Besok, Pengemudi Go-Jek akan Demo Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pendiri layanan ojek berbasis aplikasi online GoJek, Nadiem Makarim, berfoto di kantor pusat GoJek di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2016). 

TRIBUNSOLO.COM - Kesediaan Bos Gojek, Nadiem Makarim, menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II, rupanya menuai kontroversi untuk para pegawainya.

Para pengemudi Gojek berencana akan menggelar aksi demonstrasi sebagai penolakan atas penunjukan bos Gojek, Nadiem Makarim, jadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Jadwal demonstrasi akan ditentukan Selasa (22/10/2019) ini, seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono, Selasa.

"Jadi untuk rencana unjuk rasa kami sedang komunikasi dengan seluruh ketua Garda di Indonesia."

"Hari ini baru bisa ditentukan kapan (unjuk rasa). Itu pun kalau semua sudah komunikasi, karena kan rencana serentak di seluruh Indonesia," kata Igun.

Rencananya, pengemudi Gojek online akan unjuk rasa secara serentak di beberapa wilayah yakni Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan beberapa tempat di pulau Jawa termasuk di Jakarta.

Bos Gojek Nadiem Makarim Jadi Menteri, Mitra Gojek Asal Jogja, Solo dan Semarang Beri Dukungan

"Kalau di Jakarta kemungkinan di Istana Negara. Namun ada berbagai titik nanti. Jadi belum final, kami masih komunikasi kapan pelaksanan unras (unjuk rasa)," kata dia.

Mereka menolak penunjukan Nadiem Makarim menjadi menteri karena pendiri Gojek itu dianggap gagal menyejahterakan para pengemudi.

Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, hampir semua kantor Gojek didemo oleh para mitra driver-nya karena belum bisa menyejahterakan mitra driver-nya.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved