Berita Solo Terbaru

Iuran BPJS Kesehatan Naik per 1 Januari 2020, Pengamat Kesehatan Sebut Bukan Solusi

Besaran iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi naik per 1 Januari 2020

Iuran BPJS Kesehatan Naik per 1 Januari 2020, Pengamat Kesehatan Sebut Bukan Solusi
kompas.com
Ilustrasi BPJS(Kompas.com/Retia Kartika Dewi) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Besaran iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi naik per 1 Januari 2020.

Kenaikan iuran itu ditanggapi pengamat Hukum Kesehatan dan hukum Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Pujiyono Suwadi.

Pujiyono menerangkan, kenaikan iuran JKN bukan solusi utama pecahkan masalah BPJS Kesehatan.

"Kenaikan jadi salah satu solusi, namun jika dijadikan jalur utama untuk menyelesaikan permasalahan BPJS, ini yang jadi masalah," terang Pujiyono.

"Itu menunjukkan seolah-olah ketidakmampuan BPJS mengelola organisasi, mengelola lembaga," imbuhnya membeberkan.

Pujiyono khawatir kenaikan iuran akan membebani anggaran pemerintah, apalagi BPJS Kesehatan berada di bawah Presiden.

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 2020, Simak Rinciannya

"Kemudian semua dibebankan ke pemerintah, memang kalau dirunut pasal 7 Undang-Undang BPJS, BPJS itu lembaga di bawah presiden, dia memerankan fungsi sosial," tutur Pujiyono.

"Kemudian menutup defisit mengadu ke pemerintah, beresin dulu soal kelembagaan," tambahnya.

Pujiyono lantas mencontohkan iuran mandiri yang hingga kini masih macet.

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved