Soal Kasus Novel Baswedan, Mahfud MD: Enggak Dibahas, Sekarang Banyak Sekali Urusannya

Menko Polhukam, Mahfud MD, enggan komentari soal kasus Novel Baswedan yang hingga kini belum menemukan titik terang.

Soal Kasus Novel Baswedan, Mahfud MD: Enggak Dibahas, Sekarang Banyak Sekali Urusannya
WARTA KOTA/henry lopulalan
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD usai bertemu Prisiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019). Menurut Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024. 

TRIBUNSOLO.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, enggan memberi tanggapan soal kasus Novel Baswedan yang belum menemukan titik terang.

Mahfud beralasan, belum ada pembahasan antara dirinya dan Presiden Joko Widodo terkait kasus tersebut, termasuk dalam rapat terbatas pertama di bidang Polhukam, Kamis (31/10/2019).

"Tadi enggak dibahas, saya kira polisi ya, sekarang banyak sekali urusannya."

"Enggak ingat satu-satu, tetapi yang itu (kasus Novel) tadi enggak dibahas," kata Mahfud selesai rapat.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Mahfud mengaku tidak tahu sejauh mana perkembangan kasus Novel berjalan di kepolisian.

Ia juga enggan berkomentar soal tenggat waktu tim teknis pengusutan kasus Novel yang sudah habis per 31 Oktober.

KPK Apresiasi Pernyataan Jokowi yang Sebut Kasus Novel Baswedan Ada Perkembangan

"Nanti tanya ke polisi, saya belum komunikasi," kata dia.

Mahfud hanya memastikan bahwa penyidikan kasus Novel akan tetap berjalan meskipun terjadi perubahan di struktur pimpinan kepolisian.

Seperti diketahui, Tito Karnavian yang semula menjabat Kapolri kini menjabat Menteri Dalam Negeri.

Adapun Komjen Idham Azis yang sebelumnya menjabat Kabareskrim Polri kini sudah terpilih menggantikan posisi Tito sebagai Kapolri.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved