Dengan Adanya Kenaikan Iuran BPJS, Direktur BPJS Berharap Antrian Di Rumah Sakit Bisa Berkurang

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris berharap dengan adanya kenaikan iuran yang baru saja diputuskan pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan

Dengan Adanya Kenaikan Iuran BPJS, Direktur BPJS Berharap Antrian Di Rumah Sakit Bisa Berkurang
kompas.com
Ilustrasi BPJS(Kompas.com/Retia Kartika Dewi) 

TRIBUNSOLO.COM - Antrean peserta yang terlalu panjang di berbagai fasilitas kesehatan masih menjadi image buruk dari layanan BPJS Kesehatan.

Dengan adanya kenaikan iuran, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris berharap dengan adanya kenaikan iuran yang baru saja diputuskan pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan antrean. 

UMK Solo 2020 Tembus Rp 1.956.000, Begini Kata Buruh hingga Politisi PKS

Clairine Clay Kesal Diminta Segera Nikah oleh Netizen, Joshua Dibully Punya Pacar Cantik

Alasanya, jika nanti iuran meningkat maka arus cash rumah sakit bisa lebih baik karena pembayaran tagihan dari pihak BPJS Kesehatan jadi lebih lancar.

“Kami ingin memastikan bahwa defisit itu selesai, cash flow rumah sakit terjamin,” ungkap Fachmi Idris.

“Sehingga nantinya rumah sakit bisa mempersiapkan dan mengembangkan kapasitasnya yang berpengaruh terhadap layanan yang meningkat dan mengurai antrean,” sambung Fachmi Idris saat ditemui di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, di Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

Kemudian, Fachmi menjelaskan antrean di rumah sakit biasanya terjadi karena para pasien biasanya datang di waktu yang sama.

Karena itu BPJS Kesehatan menyiapkan layanan antrean online yang bisa diakses di aplikasi mobile JKN.

“Kami mengembangkan sistem antrian online, anda bisa buka mobile JKN, anda bisa datang pada jam di mana tidak semua orang berkumpul pada jam yang sama. Jadi mengurai antrian lewat,” ungkap Fachmi Idris.

Kemudian jumlah rumah sakit yang melayani BPJS Kesehatan juga terus bertambah sehingga peserta bisa segera dirujuk ke rumah sakit lain agar tidak terlalu penuh hanya disatu rumah sakit.

“Sistem rujukan dan antrean online berjalan, jadi peserta akan terdistribusi ke rumah sakit sesuai dengan kapasitas yang dimiliki. Kami tidak ingin ada satu rumah sakit terlalu penuh bisa tidak optimal,” pungkas Fachmi Idris.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Iuran Peserta BPJS Naik, Antrean Peserta di Rumah Sakit Diharapkan Berkurang

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved