Sekjen PDI Perjuangan Yakin Pemilihan Dewan Pengawas KPK Oleh Presiden Tak Sembarangan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, ketua dan anggota dewan pengawas dipilih oleh Presiden melalui panitia seleksi

Sekjen PDI Perjuangan Yakin Pemilihan Dewan Pengawas KPK Oleh Presiden Tak Sembarangan
KOMPAS.com/ CHRISTOFORUS RISTIANTO
Sekretariat Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto saat ditemui di acara syukuran pelantikan Jokowi-Maruf Amin di bilangan Cikini, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Jokowi nantinya menyatakan akan menunjuk langsung orang yang akan mengisi jabatan dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanpa melalui panitia seleksi.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yakin Presiden Joko Widodo akan berhati-hati dalam memilih dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) meski tidak melalui mekanisme panitia seleksi (pansel).

Jelang Mas Mbak Jawa Tengah 2019, Putra Putri Solo Aktif Galang Dukungan

PKS Minta Menag Tak Rumuskan Radikalisme Hanya Lewat Simbol Tertentu

Hasto membeberkan dengan melihat tugas Dewan Pengawas KPK yang begitu penting, ia yakin Presiden Jokowi akan memilih figur-figur dengan kredibilitas yang tinggi.

"Justru dengan melihat tugasnya yang begitu penting kami meyakini Presiden akan hati-hati dan dengan saksama memilih sosok yang memiliki kredibilitas tinggi untuk bertindak sebagai dewan pengawas," ujar Hasto di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Menurut Hasto, Presiden Jokowi selalu mempunyai orientasi di dalam memilih para pejabat tinggi negara, terlebih adanya syarat yang ditetapkan dalam UU KPK.

Syarat-syarat tersebut antara lain terkait rekam jejak, integritas dan kompetensinya dalam pemberantasan korupsi.

Oleh sebab itu, meski tak melalui pansel, kata Hasto, Presiden Jokowi akan tetap membentuk tim untuk menyeleksi figur-figur yang akan ditunjuk sebagai dewan pengawas.

"Maka syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh UU itu kami yakini akan dipilih oleh Presiden," kata Hasto.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, ketua dan anggota dewan pengawas dipilih oleh Presiden melalui panitia seleksi.

Namun, Pasal 69A Ayat (1) mengatur bahwa ketua dan anggota dewan pengawas untuk pertama kalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden Republik.

]Jokowi pun pun akan menunjuk langsung jabatan dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanpa melalui panitia seleksi.

Ia mengaku saat ini sudah mendapat masukan-masukan terkait sosok yang akan ia pilih untuk duduk sebagai Dewan Pengawas KPK.

Pelantikan dewan pengawas nantinya akan berbarengan dengan pelantikan pimpinan KPK periode 2019-2023 yang sudah terpilih.

"Tapi percayalah yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik," kata Jokowi.(*)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul : Sekjen PDI-P Yakin Jokowi Akan Berhati-hati Memilih Dewan Pengawas KPK

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved