Breaking News:

Asyik Ngamar di Hotel, 26 Remaja Terjaring Razia, Kemudian Diajari Shalat dan Adzan

Sebanyak 26 remaja yang terjaring razia Satpol PP dan tim gabungan SK4 Padang saat ngamar di hotel diberi sanksi, shalat dan adzan bagi yang muslim.

Desinema
Ilustrasi perkosaan 

TRIBUNSOLO.COM - Sebanyak 26 remaja yang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang dan tim gabungan SK4 Padang saat ngamar di hotel pada Minggu (3/11/2019) dini hari diberi sanksi.

Mereka semua dibawa ke Kantor Satpol PP, dan diminta untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya yang ditandatangani orangtua.

Selain itu, mereka juga diberi pembinaan bagi yang beragama Islam dengan melaksanakan shalat untuk wanita dan adzan bagi pria.

"Semuanya ternyata bisa melakukannya. Kami beri pembinaan dan juga ceramah agama sehingga mereka sadar dan tidak mengulanginya lagi," kata Kepala Satpol PP Padang Al Amin dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Minggu.

Menurut Al Amin, setelah dimintai keterangan, satu orang wanita dengan inisial PSS (17) malahan langsung diserahkan ke Badan Narkotika Kota (BNK) Padang karena membawa alat isap sabu, satu kotak kondom dan satu kotak tisu magic.

Al Amin menyebutkan, mereka yang diamankan merupakan remaja yang berumur 20 tahun ke bawah dan mayoritas berasal dari luar Padang.

Saat diamankan, ada di antara pasangan tersebut yang tidak memakai baju sehingga mereka terpaksa digelandang ke kantor Satpol PP.

Kerap Takuti Pengendara Dengan Aksi Prank Pocong, Dua Remaja Ini Ditangkap Polrestabes Makassar

Remaja Asal Bangah Sidoarjo Ini Tertangkap Bawa 1 Kilo Ganja, Biasa Transaksi Di Depan Sekolah

"Mereka berduaan dalam kamar hotel. Mereka bukan pasangan sah suami istri sehingga kami bawa ke kantor," kata Al Amin.

Pihaknya mengimbau kepada pemilik hotel agar tidak menerima tamu hotel yang menginap berpasangan tapi bukan muhrim.

Al Amin juga meminta kepada seluruh pengusaha yang belum memiliki izin untuk segera mengurus izinya karena Satpol PP akan terus melakukan razia gabungan dalam rangka memberantas maksiat di Kota Padang.

"Kepada pengusaha yang belum memiliki izin segeralah diurus izinnya, agar tidak berurusan dengan kami selaku Petugas Penegak Perda Pemko Padang," kata Al Amin.

Kepada seluruh orangtua yang ada di Kota Padang, Al Amin meminta agar menjaga anak-anaknya karena mereka generasi muda penerus bangsa.

"Jaga mereka perhatikan ke mana ia di malam hari. Jangan dibiarkan saja, karena bisa-bisa mereka salah jalan nantinya" ujar Al Amin. (Kompas.com/Perdana Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kena Razia di Kamar Hotel, 26 Remaja Diajari Shalat dan Azan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved