Pilkada Solo 2020

Bagyo Wahyono Calon Independen Pilkada Solo 2019 dari Penumping Mulai Bergerilya Cari KTP

Warga Penumping, Laweyan, Solo, Bagyo Wahyono yang siap Independen pada Pilkada Solo 2020 sudah mulai bergerilya.

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Warga Penumping, Laweyan, Solo, Bagyo Wahyono, yang akan maju ke Pilkada Solo 2020 melalui jalur independen saat ditemui TribunSolo.com, Senin (4/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Penumping, Laweyan, Solo, Bagyo Wahyono yang siap Independen pada Pilkada Solo 2020 sudah mulai bergerilya.

Bagyo menjelaskan, pihaknya memang datang dari masyarakat bawah dan bukan berasal dari tokoh.

Pandangannya saat ini adalah zamannya rakyat untuk mencoba naik menjadi pemimpin.

"Seperti pemimpin kita saat ini Pak Joko Widodo dan Pak Rudy (Wali Kota Solo, red) semuanya dari rakyat bedanya mereka berangkat dari partai tapi saya dari Yayasan Surya Nusantara," terang Bagyo pada TribunSolo.com, Senin (4/11/2019).

Profil Henry Indraguna yang Ramai Disebut-sebut akan Dampingi Gibran di Pilkada Solo 2020

Saat ini pihaknya membuat stiker baliho dan lain sebagainya berkat bantuan rekan dan masyarakat yang mendukungnya.

"Mereka (masyarakat pendukungnya) itu kadang patungan Rp 5.000 untuk membantu saya dan lain sebagainya," kata Bagyo.

Pendukungnya saat ini sedang mempersiapkan untuk mengumpulkan KTP melengkapi syarat untuk maju secara independen.

Semua dilakukan sukarela tanpa ada bayaran untuk relawannya.

"Kami sudah tanyakan syaratnya ke KPU Solo," papar Bagyo Wahyono pada TribunSolo.com, Senin (4/11/2019).

Calon Muda Bermunculan di Pilkada Solo 2020, Demokrat : Orang Tua Harus Legawa, Jadi Penasihat Saja

Pihaknya menjelaskan, berani maju ke Pilkada Solo 2020 lantaran dukungan dari Yayasan Surya Nusantara.

Bagyo mengaku berasal dari orang biasa dan tidak memiliki modal besar.

Namun, pihaknya mengaku ingin maju sebagai Wali Kota lantaran juga berasal dari orang biasa yang mengerti persoalan di lapangan.

"Saya itu melihat saat ini keadilan belum merata jadi pengen semuanya bisa hidup layak," tutup Bagyo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved