Berita Solo Terbaru
Lagi, Eksekusi Lahan di Permukiman Kentingan Baru Sempat Diwarnai Cekcok
Eksekusi lahan sengketa di permukiman Kentingan Baru, Kecamatan Jebres, Solo sempat diwarnai cekcok antara penghalang yang diduga warga dengan polisi.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Eksekusi lahan sengketa di permukiman Kentingan Baru, Kecamatan Jebres, Solo yang kembali dilakukan sempat diwarnai cekcok antara warga dengan kepolisian, Kamis (7/11/2019).
Pantauan TribunSolo.com di lapangan, cekcok terjadi saat alat berat (bachoe) akan merobohkan bangunan taman kanak-kanak (TK).
Ada beberapa pihak yang kemudian menghalangi eksekusi tersebut kemudian berlanjut cek cok dengan pihak kepolisian.
Beberapa pihak yang menghalangi eksekusi tersebut kemudian diamankan.
Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengatakan, tidak ada aksi panas yang terjadi saat pengosongan lahan di Kentingan Baru yang berada di kawasan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) tersebut.
• Soal Kentingan Baru Jebres, Wakil Ketua DPRD Solo: Pemkot Harus Hadir Agar Warga Tak Tinggalkan Luka
• Kasus Hak Milik Tanah Kentingan Baru Jebres, Ketua DPRD Solo : Kedua Belah Pihak Harus Legowo
• Ekskavator Ratakan Rumah Mereka di Kentingan Baru Solo, Warga Menangis Minta Eksekusi Dihentikan
"Tidak ada yang panas, itu tadi kami berikan pengertian, tidak ada yang ditahan," terang Kompol Juliana.
Kompol Juliana mengatakan, pihaknya sudah berjaga sejak pagi pukul 07.30 WIB.
Saat ada 400 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP yang ikut mengamankan proses pengosongan lahan tersebut.
"Eksekusi lahan kosong selesai satu hari," papar Kompol Juliana.
Proses tersebut menurut Kompol Juliana berjalan lancar walaupun ada sedikit gesekan, namun setelah diberikan pengertian tidak terjadi masalah kembali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/eksekusi-lahan-kentingan2.jpg)