Berita Sukoharjo Terbaru

Ribuan Pengendara Ditilang Selama Operasi Candi 2019 di Sukoharjo, 905 di Antaranya di Bawah Umur

Ribuan pengendara terjaring razia Operasi Zebra Candi 2019 yang diadakan jajaran Satlantas Polres Sukoharjo.

Ribuan Pengendara Ditilang Selama Operasi Candi 2019 di Sukoharjo, 905 di Antaranya di Bawah Umur
TribunSolo.com/Agil Tri
Petugas Kepolisoan saat memakaikan helm kepada anak-anak di Satlantas Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ribuan pengendara terjaring razia Operasi Zebra Candi 2019 yang diadakan jajaran Satlantas Polres Sukoharjo.

Operasi Zebra Candi 2019 yang sudah resmi ditutup, sebelumnya dimulai dari Rabu (23/10/2019) hingga Selasa (5/11/2019).

Menurut Baur Tilang Aiptu Tutor Wibisono yang mewakili Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Marwanto, pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat hingga kendaraan.

"Banyak pelanggar yang tidak bisa membuktikan kelengkapan surat-surat kendaraan mereka, seperti STNK, SIM dan pengendara di bawah umur," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (7/11/2019).

Akibatnya, ribuan kendaraan terpaksa diberikan sanksi berupa tilang selama razia Operasi Zebra Candi 2019.

Operasi Zebra Ditutup, Satlantas Polresta Solo Tilang 5.520 Pelanggar Didominasi Karyawan Swasta

Mulai Hari Ini, Polres Sukoharjo Akan Gelar Operasi Zebra Candi 2019, Ini Lokasi Prioritasnya

"Total pelanggaran selama razia Operasi Zebra Candi 2019 ada 3.487 yang tercatat," katanya.

Pelanggaran tersebut meliputi pelanggaran tidak menggunakan helm berjumlah 887 pengendara, melawan arus 212 pengendara, hingga mereka yang di bawah umur cukup banyak 905 orang.

Termasuk lanjut dia ada pengendara mobil yang menggunakan strobo lights 1 orang, tidak menggunakan safety belt 112 orang, tidak membawa surat-surat kendaraan 868, dan pelanggaran lain-lain ada 502 pengendara.

Ia menuturkan target operasi kali ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas dengan memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan saat bepergian.

"Kami berharap angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Kota Makmur dapat ditekan melalui operasi ini," aku dia. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved