Pengamat Intelijen Ini Sebut Wapres Maruf Amin Wajib Hadiri Reuni 212, Apa Urgensinya?

Kelompok PA 212 berencana melaksanakan acara reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS.COM /Bian Harnansa
Peneliti Madya dari Kajian Stratejik Intelejen (KSI) Universitas Indonesia, Ridlwan Habib saat Livechat dan diskusi mengenai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Islamic State (IS) di Indonesia bersama redaksi Tribunnews.com di Jakarta, Kamis (28/8/2014) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Pengamat intelijen Ridlwan Habib menilai positif acara reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Senin (2/12/2019) mendatang.

Kelompok PA 212 berencana melaksanakan acara reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

"Saya kira itu bagus dan justru baik untuk persatuan bangsa," ujar Ridlwan kepada Tribunnews.com, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, panitia reuni berkewajiban mengundang Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.

Nasdem Tegaskan Takkan Tinggalkan Pemerintahan Jokowi Widodo-Maruf Amin

"Pak Wapres adalah alumni 212. Bahkan dulu tahun 2016, beliau adalah tokoh utama gerakan 212. Jadi wajar dan wajib jika diundang," kata Ridlwan.

Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam Mukernas MUI di Mandalika, Lombok, NTB.()
Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam Mukernas MUI di Mandalika, Lombok, NTB.() (KOMPAS.com/IDHAM KHALID)

Wapres Maruf Amin memang pernah menjabat sebagai Ketua MUI yang mengeluarkan fatwa tahun 2016.

"Akan sangat indah jika ada Wapres dan tokoh tokoh semua ormas Islam datang, " jelasnya.

Karena lokasi acara di Monas, maka kata dia, wajar jika panitia mengundang Gubernur DKI Anies Baswedan.

Wapres Maruf Amin Bakal Hadiri Peresmian RSU Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang

"Pak Anies sebagai Gubernur pantas untuk datang, walaupun pada 2016 pak Anies tidak ikut 212 saat itu yang datang malah pak Jokowi," ujarnya.

Dia berharap acara reuni 212 itu berjalan lancar dan damai.

"Reuni 212 ini harus dimaknai positif sebagai ajang ikrar persatuan umat, damai, bersatu, muslim maka Indonesia makin maju," katanya.

PA 212 Minta Pemerintah Pulangkan Habib Rizieq

Dewan Pakar Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi menilai permintaan PA 212 kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq merupakan sesuatu yang tidak relevan.

Taufiq menilai tugas tersebut bukan merupakan ranah dari Menhan.

"Urusan keimigrasian seperti itu, bukan tugas Pak Prabowo sebagai Menhan."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved