Pendaftaran CPNS Solo

Klenik Seputar Tes CPNS : Tidak Pakai Jimat, Tapi Paranormal Asal Solo Ini Pakai Cara Sugesti

Paranormal Solo Mulyadi alias Ki Gedhe Solo tidak menggunakan Jimat dalam menggarap kliennya namun menggunakan sugesti dan metode simulasi.

Klenik Seputar Tes CPNS : Tidak Pakai Jimat, Tapi Paranormal Asal Solo Ini Pakai Cara Sugesti
Istimewa
Paranormal Solo Mulyadi alias Ki Gedhe Solo yang sering dimintai pertolongan oleh calon pendaftar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berbagai sisi lain di balik layar peserta tes yang ingin menjadi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri bahkan pegawai badan usaha milik negara (BUMN) menarik untuk diulas.

Terlebih saat ini tengah ramai penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

TribunSolo.com mencoba mencari sisi lain di baliknya.

Mengingat pengalaman sebelumnya, banyak ditemukan jimat atau barang yang diduga membawa 'keberuntungan' saat ujian tes CPNS.

Termasuk tidak sedikit orang menganggap menemui paranormal adalah hal klenik dan jauh dari logika.

Namun, ternyata masih ada yang melakukan hal klenik itu sebelum melakukan tes dengan mendatangi paranormal.

Hal tersebut diungkapkan Paranormal Solo Mulyadi alias Ki Gedhe Solo kepada TribunSolo.com.

Panitia Seleksi CPNS Temukan Jimat di Pekanbaru dan Jember

Temuan Jimat di Belahan Dada Peserta CPNS Ini Malah Bikin Netizen Ngakak!

Sejumlah Pelamar CPNS Kedapatan Bawa Jimat Saat Mengikuti Tes, Begini Wujudnya

Ki Gedhe pernah membantu 'klien' yang akan mendaftar sebagai abdi negara, di antaranya melamar untuk BUMN dan Polri/TNI.

"Kalau mau tes itu datang ke saya tes angkatan (TNI,Polri)," kata Ki Gedhe Solo, Selasa (12/11/2019).

Pihaknya mengaku tidak menggunakan Jimat dalam menggarap kliennya namun menggunakan sugesti dan metode simulasi.

"Misal mau tes wawancara atau tes lainnya saya simulasikan dan diberi sugesti tidak ada jimat," jelas Ki Gedhe Solo.

Selain tes bagi anggota TNI dan Polri, juga ada kliennya yang ingin masuk ke BUMN datang padanya lantaran 11 kali gagal tes wawancara.

"Saya disuruh datang ke rumahnya, terus saya lakukan metode saya dan informasinya lolos," cerita Ki Gedhe Solo. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved