Video Skandal Camat Wonogiri

Jalani Proses Hukum, Camat Karangtengah Dicopot dan Turun Jabatan Jadi Staf

Camat Karangtengah, S (50), yang terlibat kasus video skandal dengan perempuan bukan istrinya, kini dicopot dari jabatannya.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Camat Karangtengah,  S (50), yang terlibat kasus video skandal dengan perempuan bukan istrinya, kini dicopot dari jabatannya.

Hal itu diungkapkan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat ditemui seusai menghadari acara di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (29/11/2019).

"Kalau dari jabatan langsung dicopot."

"Begitu saya mendapatkan info dan bukti itu, kami langsung berhentikan dia dari camat," katanya.

Untuk saat ini, posisi Camat Karangtengah yang kosong digantikan oleh Plt Camat, yaitu dari sekretaris camat.

"Penggantinya belum, tapi Plt-nya pak sekcam dulu," imbuhnya.

Pemkab Wonogiri akan Evaluasi ASN seusai Tersebarnya Video Skandal Camat Karangtengah di WhatsApp

Joko mengatakan sanksi tersebut diberikan, lantaran S telah mencederai integritas ASN di Lingkungan Pemkab Wonogiri.

"Pada prinsipnya kita tegas, yang bersangkutan mencederai nilai integarasi, dan langsung kita berhentikan dari jabatannya," terangnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno menambahkan jika S telah diberikan sanksi awal.

"Dari kepegawaian, dia sudah dapat sanksi berupa turun jabatan."

"Sekarang sudah bukan camat lagi, tapi sudah jadi staf," katanya.

Saat ini pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang dijalani S di Mapolda Jateng.

"Untuk sanki ASN atau lainnya, kita menunggu keputusan ingkrahnya."

"Karena kita juga harus melihat dari sisi hukumnya juga," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved