Buang Bayi Yang Baru Dilahirkannya, Warga Magetan Ini Ditangkap Polisi 

pelaku bersama bayi yang baru lahir tersebut saat ini dibawa ke RSUD Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan

Buang Bayi Yang Baru Dilahirkannya, Warga Magetan Ini Ditangkap Polisi 
Wartakota
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang warga Kabupaten Magetan Jawa Timur, AD (20) akhirnya diamankan oleh anggota Satuan Reskrim Polres Mageta usai membuang bayi yang baru saja dilahirkan.

Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, pelaku nekat membuang bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut karena hasil hubungan gelap.

Jenazah Satu Keluarga yang Tewas di Tol Cipali, akan Dimakamkan di Sragen

Resep Salad Buah Saus Semangka, Dessert Sehat yang Mudah Dibuat di Rumah

“Kita amankan tak jauh dari lokasi pembuangan, sekitar 10 meter. Dia ini kost di situ. Untuk bayi merupakan hasil hubungan gelap,” ujar Sukatni, Minggu (1/12/2019).

Sukatni menambahkan, pelaku bersama bayi yang baru lahir tersebut saat ini dibawa ke RSUD Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan. Pelaku mengaku nekat membuang bayi yang dikandungnya untuk menghilangkan jejak kehamilannya.

"Pelaku ini tidak ingin diketahui kehamilannya. Status pelaku ini bujang,” kata Sukatni. Dari hasil pemeriksaan, pelaku melahirkan bayi laki-laki pada Minggu pagi saat berada di kamar mandi.

Bayi yang baru lahir tersebut kemudian dibungkus dengan sweater warna ungu milik pelaku dan dibuang di kebun pisang tak jauh dari kamar kontrakannya di Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Magetan.

Tak lama kemudian, bayi yang dibuang di bawah pohon pisang tersebut ditemukan oleh warga bernama Tini dan Pariyem saat keduanya hendak mencari daun pisang.

Melihat ada bayi yang baru lahir dibuang, keduanya kemudian melapor kepada RT setempat. “Hasil dari penyelidikan kita temukan ari-ari di tong sampah di rumah kontrakan pelaku,” ucap Sukatni.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Perempun di Magetan Diamankan Polisi

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved