Rektor IAIN Solo Korban Fake Chat

Soal Chat 'Nakal' Tanya Pijat Plus, Rektor IAIN Solo Sebut Dibuat Rekayasa Aplikasi Fake Chat

Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah, menyebut screenshot chat 'nakal' dibuat dengan aplikasi fake chat.

TribunSolo.com/Imam Saputro
Rektor IAIN Surakarta, Mudofir, (dua dari kiri) 

Pada foto yang beredar, chat berisi tentang pertanyaan jasa pijat plus.

Dalam screenshot chat tersebut nomor dengan foto profil Rektor IAIN Surakarta Mudofir tersebut awalnya menanyakan tarif untuk pijat plus.

"Kalau boleh tahu berapa tarifnya," tulis pesan nomor dengan foto Rektor IAIN Surakarta tersebut.

"Dan di mana biasanya," tambah nomor tersebut bertanya.

Kemudian dibalas dengan penjelasan tarif dari pijat biasa sampai harga pijat plus dalam percakapan tersebut.

Screenshot yang beredar tersebut hanya memperlihatkan penggalan pesan saat nomor dengan foto Rektor IAIN tersebut bertanya tarif pijat plus.

Menanggapi adanya screenshot WhatsApp tersebut, pihak IAIN Surakarta membantah adanya percakapan tersebut.

Humas IAIN Surakarta, Gustaf menegaskan, bahwa chat tersebut adalah hoaks dan tidak benar adanya.

"Intinya dapat kami sampaikan bahwa chat itu adalah tidak benar dan hoaks," tegas Gustaf saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (4/12/2019).

Pihaknya mengatakan, nomor dalam chat tersebut adalah nomor palsu yang menggunakan foto Rektor IAIN.

"Itu bukan sama sekali nomornya Pak Rektor," terang Gustaf. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved