Ruang Kelas SDN Slembaran Solo Ambruk

Soal Ambruknya Atap 4 Ruang Kelas SD Negeri Slembaran No 100, DPRD Panggil Dinas, Sekolah dan Komite

Komisi IV DPRD Solo memanggil Dinas Pendidikan Solo, pihak sekolah, dan komite sekolah.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Dok Komisi IV DPRD Solo/Antonius Yogo
Empat atap ruang kelas di SD Negeri Slembaran No 100, Kecamatan Serengan, Kota Solo, ambruk, pada Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi IV DPRD Solo memanggil Dinas Pendidikan Solo, pihak sekolah, dan komite sekolah.

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan mengatakan, pihaknya akan melakukan pemanggilan pada siang ini, Selasa (10/12/2019) pukul 14.00 WIB.

"Kami undang dinas, sekolah dan komite sekolah nanti jam 14.00 WIB," papar Putut kepada TribunSolo.com, Selasa (10/12/2019).

4 Atap Ruang Kelas SD Negeri Slembaran No 100 Solo Ambruk

Pihaknya melakukan pemanggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi.

Sebanyak 4 atap ruang kelas SD Negeri Slembaran No 100, Kecamatan Serengan ambruk.

Kondisi SD Negeri Slembaran No 100 Serengan Solo yang atapnya roboh karena struktur bangunan atap, Kamis (5/12/2019).
Kondisi SD Negeri Slembaran No 100 Serengan Solo yang atapnya roboh karena struktur bangunan atap, Kamis (5/12/2019). (Dok Komisi IV DPRD Solo/Antonius Yogo)

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Ambruknya atap sekolah tersebut diketahui pada Kamis (5/12/2019) malam saat tidak ada kegiatan belajar mengajar.

Gedung SMPN 18 Solo Baru akan Dibangun, Siswa Bakal Ngungsi ke SMPN 3 Surakarta

Anggota Komisi IV DPRD Solo Antonius Yogo mengatakan, pihaknya mengetahui ada sekolah ambruk saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di SD Negeri Slembaran No.100.

"Iya ada sekolah atapnya ambruk," papar Yogo, Selasa (10/12/2019).

Pihaknya mengatakan, ambruknya sekolah tersebut lantaran struktur bangunan tidak kuat dan akhirnya roboh.

"Malam kejadiannya, temuan kami di lapangan struktur bangunan atap yang bikin bangunan ambrol," papar Yogo.

"Struktur kuda-kuda material baja ringan yang tidak kuat dan bikin roboh," terang Yogo.

DPRD Solo Menilai Pagar Sisi Selatan SMPN 17 Solo yang Belum Dibangun Bisa Bahayakan Siswa

Pihaknya mengkritik keras kejadian atap ambrol ini.

"Untung kejadian malam hari itu, bagaimana kalau pas KBM," terang Yogo.

Menurut Yogo bangunan tersebut memang bangunan lawas. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved