Gibran Daftar Calon Wali Kota Solo

Saran Pengacara Henry Indraguna Buat Gibran : Jadilah Wakil Wali Kota Dulu

Pengacara yang tampil di Pilkada 2020 dengan jargon 'Kowe Meneh Kowe Meneh' itu menyarankan Gibran untuk menjadi Wakil Wali Kota terlebih dahulu

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Agil Tri
Henry Indraguna saat saat mengunjungi warga di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, pada Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengacara kondang, Henry Indraguna memberikan sarannya kepada Putra Sulung Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Pengacara yang tampil di Pilkada 2020 dengan jargon 'Kowe Meneh Kowe Meneh' itu menyarankan Gibran untuk menjadi Wakil Wali Kota terlebih dahulu dalam Pilwalkot 2020 mendatang.

Partai Gerindra Solo : Tak Ada Sosok Lain di Solo yang Lebih Pantas dari Gibran

BREAKING NEWS: Gibran Rakabuming Sah Jadi Bakal Calon Wali Kota Solo

"Gibran harusnya jadi wakil (Walikota) dulu, tahun 2020 ini biarkan Purnomo yang jadi Walikota dulu,"

"Tahun 2024 baru Gibran maju jadi Walikota," katanya dalam acara Diskusi di Gedung Tribunnews Solo , Colomadu, Karanganyar, Kamis (12/12/2019).

Karena untuk jadi Walikota Solo, tidak hanya modal mendapatkan rekomendasi saja.

Tapi dibutuhkan juga pengalaman dan pengetahuan yang cukup.

Meski demikian, Henry mengakui, posisi Gibran untuk maju menjadi Walikota Solo memang sangat bagus.

"Saat ini kursi PDIP di Solo ada 30 kursi, belum lagi fakta kalau Gibran anak Presiden, siapa yang berani melawan?," ujar Henry.

Dengan hal tersebut, mereka yang menantang Gibran, diyakini Henry akan pikir dua kali.

"Apalagi ongkos kampanye dalam Pilkada ini cukup besar, saya buka saja, untuk ongkos Pilkada butuh uang Rp 30-60 miliar. Itu uang yang besar untuk dipertaruhkan," jelasnya.

Dia mengatakan dengan ongkos kampanye yang besar itu, sangat memungkinkan para pemimpin daerah untuk melakukan korupsi.

"Gimana cara pengembaliannya, mau tidak mau pemimpin korupsi. Gajinya tidak akan mampu mengembalikan modal itu,"

"Jika kampanye dibayari oleh negara kan enak, kita tinggal adu visi misi saja," terangnya.

Untuk masalah rekomendasi sendiri, Henry masih belum bisa memastikan, siapa yang akan mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk menjadi Cawali Solo dalam Pilwalkot 2020. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved